.
Ada yang tengah sedikit harta.. tapi Alloh "Tambal" dengan senyum anak istri, keluarga sehat, makanan di rumah termakan habis dan cukup mengisi perut. Lalu habis maghrib terdengar lantunan ayat Qur'an anak-anak yang mau ngaji dan ngapal Qur'an. Setiap subuh terbangun dan jalan bersama menuju masjid sekeluarga. Ada teman kesusahan masih bisa membantu meski sedikit. Bisa datang ke majelis menuntut ilmu menambah iman.
.
Ada yang hartanya banyak.. namun Alloh "Gembosi" sisi lainnya. Diperlebar jarak antar anggota keluarga. Ketemu sesekali, jarang berbincang dan rumah pun sepi dari bacaan Qur'an. Masing-masing makan di luar dengan orang lain.. suami dengan mitranya, istri dengan kumpulannya, anak dengan temannya. Habis waktu dengan kesibukan, tak sempat menuntut ilmu. Bahkan tetangga kesulitan pun ia tak tahu.
.
Maka sebenarnya.. yang paling nikmat hidupnya adalah mereka yang tahu dan bisa mengukur, apakah hidupnya sedang "Ditambal" atau yang sedang "Digembosi".
.
Jika ditambal ia bersyukur dan menambah keimanan.. Jika digembosi, ia segera memperbaiki diri agar tak hilang keberkahan.
Salam Berkah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar