Jumat, 31 Juli 2020

eidul adha 1441 H

Setiap kita adalah 'IBRAHIM' dan setiap Ibrahim punya 'ISMAIL'
Ismailmu mungkin 'HARTAMU',
Ismailmu mungkin 'JABATANMU' Ismailmu mungkin 'GELARMU'
Ismailmu mungkin 'EGOMU',

Ismailmu adalah sesuatu yg kau 'SAYANGI' dan kau 'PERTAHANKAN' di dunia ini.

Ibrahim tidak diperintah Allah untuk membunuh Ismail, Ibrahim hanya diminta Allah untuk membunuh rasa 'KEPEMILIKAN' terhadap Ismail. Karena HAKEKATNYA semua adalah milik Allah.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala menganugrahkan KESHALIHAN Nabi Ibrahim dan KEIKHLASAN Nabi Ismail kepada kita semua, agar kita bisa mengaplikasikan dalam kehidupan kita

Selamat hari raya Idul Adha 1441H.
Minta maaf, minta rela, minta ridho, jika selama ini ada postingan yang tidak berkenan bagi sahabatku sekalian.


Salam Berkah 
Martapura , 31 Juli 2020 

Rabu, 29 Juli 2020

Suleiman Al rajhi

Suleiman al-Rajhi: Seorang multi-milyarder tanpa uang

Saya merasa ringan! Aku merasa bebas! Aku merasa seperti burung... dan ketika Allah memanggilku, aku bisa menjawab panggilan-Nya tanpa pamrih!

Sebuah belukar sawit di Arab Saudi di kota Al-Qassim memiliki lebih dari 200,000 pohon sawit dan berdedikasi di jalan Allah. Ada 45 varietas kurma di kebun ini, produksi tahunan 10,000 ton kurma. Taman ini adalah wakaf terbesar yang ditemukan di bumi. Penghasilan dari kebun ini digunakan untuk membangun masjid di berbagai negara dunia, untuk pekerjaan amal dan mengatur buka puasa di dua masjid suci (Makkah dan Madinah).

Taman ini telah didedikasikan di jalan Allah oleh orang terkaya Arab Saudi ′′ Sulaiman Al Rajhi ".

Kain untuk kekayaan
Suleiman al-Rajhi membuka matanya dalam kemiskinan. Dia sedang belajar di sekolah. Suatu hari administrasi sekolah mengadakan tur hiburan dan meminta setiap siswa untuk memberikan satu riyal. Dia pulang tapi orang tuanya tidak memiliki satu riyal pun. Dia menangis banyak karena tanggal untuk tur mendekat. Kemudian datanglah hasil ujian seperempatnya, ia meraih posisi pertama di kelasnya dan seorang guru Palestina memberinya 1 riyal sebagai imbalan.

Dia berlari ke kepala program hiburan dan memberikan riyal 1

Seiring berjalannya waktu, ia menyelesaikan pendidikannya dan mulai bekerja. Menamakan sebuah ruangan di Jeddah sebagai bank, ia memulai hidupnya sebagai pengusaha muda dengan dedikasi dan kerja keras. Allah memberkati pekerjaannya.

Dalam jangka waktu singkat, jaringan bank yang disebut 'Al-Rajhi' menyebar di seluruh Arab Saudi.

Suleiman al-Rajhi pergi mencari guru Palestina, bertemu guru, dia pensiun, situasi ekonomi seperti itu sulit untuk menyalakan kompor di rumah, Rajhi menempatkan guru Palestina di dalam mobil dan mengatakan kepadanya, ′′ Aku berhutang padamu." Guru terus berkata, apa yang bisa dihutang kepada orang miskin, Rajhi mengingatkan gurunya yang bertahun-tahun lalu kau memberiku imbalan 1 riyal, guru tersenyum bahwa sekarang kau ingin mengembalikan riyal yang satu itu Untukku? Rajhi taman di depan bungalow di depannya ada mobil mahal. Rajhi memberi tahu gurunya bahwa bungalow dan mobil itu milikmu mulai sekarang, kami akan bertanggung jawab atas semua pengeluaranmu. Ada air mata di mata guru Palestina dan dia mengatakan bahwa bungalow yang megah ini, mobil mahal ini, ini terlalu banyak. Rajhi mengatakan bahwa kebahagiaanku lebih dari kebahagiaanmu ketika kamu memberiku hadiah 1 riyal hari itu.

Menyumbangkan semua kekayaannya
Suleiman al-Rajhi memanggil anak-anaknya, istri, dan orang-orang yang dicintai di tahun 2010 dan mendistribusikan hartanya di antara mereka dan mendedikasikan segala sesuatu yang datang ke jalan

Saat ini, nilai wakaf Sulaiman Al-Rajhi lebih dari 60 miliar riyal.

Dia memiliki perusahaan Saudi dan Bank Al-Rajhi, yang telah menyumbangkan 170 juta riyal untuk virus korona, dan menyerahkan dua hotel di Mekah kepada Kementerian Kesehatan.

Buku Guinness dari Rekor Dunia
Taman ini tercantum dalam Guinness Book of World Records sebagai upaya terbesar yang pernah ada.

Majalah Forbes
Majalah Forbes menamainya salah satu dari 20 dermawan terhebat di dunia. Biografinya layak dibaca.

Selain mendirikan bank Islam terbesar di dunia, ia mendirikan peternakan unggas terbesar di seluruh Timur Tengah, Unggas Al-Watania.

Anda mungkin tidak akan menemukan sebuah kota di Arab Saudi di mana masjid-masjid belum dibangun oleh keluarga Al-Rajhi, dengan dukungan penuh pusat da ' wah, masyarakat amal taklim, dll.

Dan yang terpenting, mereka membayar 1.5 juta karyawan mereka sebelum akhir bulan.

Dalam sebuah wawancara, ia berkata: ′′ Sangat penting bahwa seseorang meninggalkan cukup untuk ahli warisnya, dan senang melihat mereka menikmati saham mereka dalam damai satu sama lain! Namun, yang penting, seseorang harus mengembalikan sebagian dari keberuntungannya kepada bangsa dan masyarakat. Kami berutang kesuksesan kami kepada negara yang memelihara kami, dan kepada orang-orang yang memercayai kami dan membeli produk kami.

Selain itu, Anda berutang kepada diri Anda sendiri sebanyak Anda berutang kepada keluarga Anda. Setelah Anda meninggalkan kehidupan ini, satu-satunya investasi yang penting adalah apa yang Anda simpan untuk kehidupan Anda yang lain."

′′ Maka kamu memberikan separuh hartamu kepada keluargamu dan separuhnya kepada keluargamu. Apa yang telah Anda simpan untuk biaya Anda? Sebuah rumah? Sebuah peternakan? Sebuah gaji?"

′′ Sederhananya, tidak ada!" dia menjawab dengan senyum yang indah, dan menenangkan di wajahnya.

′′ Saya berada di delapan puluh saya! Apa yang mungkin saya butuhkan? Penghargaan membayar tagihan saya, menyediakan saya dengan akomodasi, makanan, medis, dan transportasi, yang saya coba untuk tetap minimal. Saya tertutup dengan baik!"

Seorang multi-milyarder tanpa uang! ′′ Bagaimana rasanya?"

Dia tersenyum lagi, matanya berkabut, dan berkata: ′′ Aku merasa ringan! Aku merasa bebas! Aku merasa seperti burung... dan ketika Allah memanggilku, aku bisa menjawab panggilan-Nya tanpa pamrih! Lega sekali!!
#copas

JANGAN RAGU

ANDA BOLEH DIRAGUKAN ORANG LAIN, TETAPI JANGAN MERAGUKAN DIRI SENDIRI.

Menjadi pejuang kehidupan yang mempunyai impian seseorang mungkin akan ada masa kita diragukan oleh orang lain terhadap impian menggapi sukses. Saat diragukan oleh orang lain ternyata itu bisa jadi sumberdaya untuk kita terus action mengejar hal yang kita inginkan.

Banyak kisah orang sukses yang ketika pertama kali melemparkan idenya ke publik di ragukan oleh orang-orang sekitarnya, sebut saja Bill Gates, Jack Ma dan Mark Zuckenberg ketiganya mengalami awal yang sempat diragukan oleh teman-temannya, tetapi semangat juang mereka tidak membuat mereka meragukan kompetensi dan dirinya.

Mereka menolak menyerah oleh keadaan dan menjadikan kegagalan sebagai feedback untuk melengkapi usaha-usahanya.

Sepertinya mereka memahami sebuah kutipan yang mengatakan bahwa "jika mimpi mu belum besar, maka orang tidak akan meragukan anda", dari kutipan ini mereka terus melenggang dengan impian usahanya sehingga mereka menjadi besar dengan impiannya.

Masih ingatkah kita tentang team sepakbola Denmark yang pernah menjadi juara Eropa tahun 1992 setelah mengalahkan German 2-0. Saat itu Denmark adalah team Underdog yang diragukan oleh para pengamat sepakbola karena akan menghadapi tim raksasa sepak bola German. Tapi entah apa kekuatan yang muncul di tim Denmark sehingga bisa memenangi pertandingan tersebut, dan saya yakin itu berawal dari diragukannya mereka oleh para pengamat, sehingga mereka bisa membangkitkan raksasa besar di tim mereka.

So, friends jika saat ini impian anda diragukan oleh orang lain, tetaplah bergerak karena pasti akan ada hasil yang didapatkan, dan yang perlu di ingat jangan pernah meragukan kekuatan di dalam diri karena Tuhan bersama orang-orang yang bersabar, bekerja keras dan cerdas.

Salam Berkah

Minggu, 26 Juli 2020

Apa itu Zero Marketing

KENAPA ADA BISNIS YANG MAMPU MELESAT DENGAN CEPAT TANPA BERIKLAN SAMA SEKALI

Kalau katanya Mahaguru Marketing mendiang Peter Drucker, bisnis itu faktor penentu yg paling dominan itu cuma ada dua

Yang pertama adalah INOVASI

Yang kedua adalah MARKETING

Inovasi ini artinya kemampuan kita menciptakan produk yang tepat dibutuhkan oleh pasar

Marketing artinya kemampuan kita menceritakan ke market bahwa kita memiliki jawaban atas masalah mereka dengan produk yang kita miliki

Menciptakan produk yang sesuai dengan pain point market itu bukan proses sekali jadi

Biasanya akan didahului dengan banyak sekali iterasi atau proses yang berulang sampai ditemukan produk yang bener-bener pas di pasar

Istilahnya PRODUK MARKET FIT (PMF)

Proses pencarian PMF ini bisa sangat cepat atau sangat lambat tergantung dari seberapa detail dan komprehensif pemahaman kita atas keresahan-keresahan dan keluhan-keluhan yang ada di pasar

Semakin spesifik market yang ingin dicapai maka proses iterasi untuk menuju ke PMF ini akan berlangsung makin cepat

Ingat prinsip "Everyone is not your customers"

Prinsip yg ditekankan oleh pakar marketing dunia Seth Godin

Semua orang bukanlah customers kita

Produk kita hanyalah pas/cocok ke segment market tertentu saja

Melanjutkan apa yang disampaikan Seth Godin, "Jika kita memaksakan untuk memasarkan produk kita ke semua orang, maka sejatinya tidak memasarkan produ kita ke siapa-siapa"

Artinya jika kita gak tajam dalam mendefinsikan target market ideal atau Buyer Persona kita, maka Product Market Fit itu tidak akan pernah tercapai

Produk kita hanya akan menjadi AVERAGE atau biasa-biasa aja di mata semua orang

Anda mau menyasar market menengah, menengah atas, menengah bawah, premium atau bahkan lux harus jelas arahnya

Tidak akan pernah mungkin satu kategori produk memuaskan semua kategori market itu

Kerena kebutuhan masing-masing sudah beda

Kalau kita cross check lagi ke Maslow Hierarchy of Needs atau piramida kebutuhan manusia maka tingkatan kebutuhan mereka terlihat sangat jelas

Untuk masalah minum saja, status sosial yg berbeda, kebutuhannya juga beda

Ada yg hanya memenuhi kebetuhan fisiologis aja. Yang penting haus hilang selesai

Ada yg haus aja gak cukup, minumannya harus ada rasa-rasanya baru terpuaskan

Ada yg rasa-rasa minuman yg enak aja gak cukup, minumnya harus di dukung suasana yg nyaman dan menyenangkan. Cafe-cafe yang nyaman buat nongkrong, minumannya enak jadi jujugan

Tapi ada yg rasa minuman, tempat yang nyaman gak cukup. Minumannya harus branded dan mahal, karena itu akan menjadi bagian dari pride orang tersebut. Minuman enak, tempat nyaman, eksklusif dan mahal

Karena menurut orang itu minuman itu bagian dari harga dirinya

Yang lupa sama Diagram Maslow, silahkan cek gambar diatas

Pada puncaknya sebuah produk bisa menjadi bagian aktualisasi diri dari target marketnya

Makanya sangat tidak mungkin satu strategi marketing cocok untuk semua target market

Satu kategori produk tidak mungkin memuaskan banyak orang

Marketing salah satu fungsinya adalah membantu produk menemukan target marketnya yang tepat untuk produk tersebut

Biar ketemu "klik" nya

Tidak semua target market bisa kemakan promosi 1000 mangkok gratis

Tidak semua target market bisa kena promosi "Cukup Bayar Dengan Doa"

Strategi promosi yg mengobral diskon atau potongan harga hanya akan kena ke target market yg "harga" menjadi PAIN POINT atau keresahannya

Skill yang harus kita pelajari pertama adalah seni bagaimana memahami PAIN POINT atau keresahan dari target mereka

Bukan trik-trik promosi dan jualan

Mereka yang keresahannya adalah "gengsi" dan "harga diri" malah sangat seneng beli produk yang diakui sebagai produk mahal di market

Apalagi jika yang mampu beli hanya kalangan tertentu saja

PRICE atau harga adalah faktor yang sering jadi penentu sebuah keputusan pembelian

Tapi jangan sampai disalah artikan LOW PRICE selalu sebagai solusi

Karena ada segmen yang sangat fanatik menganut bahwa HARGA selalu berbanding dengan kualitas

Harga tinggi tidak menjadi masalah selama kita mampu memberikan justifikasi kalau harga itu mahal

Harga 75.000 untuk satu cup kopi bisa jadi faktor penentu Product Market Fit buat target market yg salah satu brand favoritnya adalah Starbucks

Satu prinsip yang harus kita pegang adalah ... "Market selalu benar"

Semua pebisnis selalu mengawali berbisnis dengan "asumsi"

Data-data yang kita bawa sebelum memulai bisnis itu adalah dasar asumsi kita

Asumsi dan hipotesa awal itu memang penting sebagai start awal memulai bisnis

Karena kalo gak ada asumsi kita tidak akan pernah memulai

Namanya asumsi bisa benar dan bisa salah

Siapa yang membenarkan dan menyalahkan? Tentu saja "market"

Fakta dilapangan yang akan dipercaya

Dan itu yang akan menjadi pedoman kita selanjutnya

Dari mana kita menemukan insight yg paling powerful market ideal kita?

Data penjualan pelanggan yang berbicara

Produk yang sangat kuat karakternya biasanya akan memunculkan data pareto nya

Kalau ditarik ke konsep pareto, akan ada sekelompok customers yg belanjanya diatas rata-rata kelompok customers pada umumnya

Yang bukan hanya melakukan repetitif buying, atau pembelian berulang dengan frekuensi yg lebih tinggi

Tapi juga higher spender, belanjanya lebih banyak

Mereka ini adalah customers yg bukan hanya suka banget sama produk kita, tapi juga punya duit untuk membelinya

Orang-orang ini yang kita labeli sebagai "prime" customers atau High Value Customers

Kita harus kenal dengan orang-orang ini

Pelajari latar belakangnya, demografis dan psikografisnya

PMF kita ada di orang-orang ini

Kenali mereka sebaik mungkin dengan dua tujuan

1. Kesamaan ciri dan karakter mereka akan menjadi acuan kita dalam membuat "magnet". Magnet ini adalah senjata untuk menarik orang-orang serupa.

Magnet itu konten yang memiliki daya tarik atau daya pikat

2. Kita akan membahagikan mereka (DELIGHTING THEM) agar mereka merasakan experience yang WOW dan akhirnya menarik orang dari jaringan mereka ke bisnis kita.

Dengan asumsi orang-orang di lingkaran mereka adalah orang-orang memiliki karakter yg tidak jauh dengan orang tersebut

Sangat disayangkan jika kita sudah berbisnis lama tapi tidak kenal siapa HVC kita

Yang menjadi panduan target market ideal kita

Kembali ke topik yang ini tadi

Terkait INOVASI

Inovasi itu bisa dilakukan pada dua hal

Bisa diterapkan pada PRODUK yang outputnya adalah Produk yang Inovatif. 

Inovasi juga bisa dilakukan pada PROSES, yg membuat delivery VALUE produk ke customers menjadi efektif dan efisien

Inovasi terbaik adalah inovasi yang muncul dari proses kolaborasi yang apik

Pebisnis harus mampu berkolaborasi dengan customers

Pebisnis harus mampu menangkap apa kebutuhan dan keresahan yang ada pada customers

Sehingga output nya adalah produk yang mampu memenuhi kebutuhan customers tersebut sekaligus menjadi jawaban atas keresahan-keresahan mereka

Kedekatan Anda dengan customers Anda akan memunculkan keterbukaan

Jika customers semakin jujur dan terbuka ke kita, maka kita akan semakin mudah memahami kebutuhan dan keresahan mereka tadi

Produk yang INOVATIF bukanlah produk yang canggih, yang futuristik, yang unik dan aneh

Produk yang INOVATIF adalah produk yang value-value yg ditawarkan tepat sama dan terserap maksimal oleh pasar.

Bahkan tanpa kita edukasipun market akan dengan mudah memahami dan mampu menyerap VALUE produk tersebut secara maksimal

Istilahnya ZERO MARKETING strategy

Zero Marketing strategy itu adalah sebuah upaya menghasilkan produk yang inovatif, sampai akhirnya produk tersebut mampu memasarkan produk itu sendiri

Contoh  perusahaan yang kesohor dengan Zero Marketing Strateginya adalah Tesla

Tapi kalau bahas Tesla, Apple, Amazon Prime benchmark atau pembandingnya  mungkin ketinggian ya

Sebenarnya banyak banget koq produk yang klik banget sama marketnya, sampai market lah yang berlomba-lomba ikut menceritakan produk tersebut

Budget marketing nol, murni mengandalkan kekuatan customers yang mempromosikan produk tersebut

Bahkan influencer bergantian silih berganti berdatangan mengulas produk tersebut

Itu yang sering saya bahas

Pak Bayu owner Sop dan Sate Sapi Pak Bayu ini gak ngerti kalo kontennya saat itu viral di TikTok. Karena ownernya memang gak punya TikTok

Yang dia paham adalah pengunjungnya yang tiba-tiba membludak

Beberapa hari setelahnya Sop Balung-nya menjadi trending topic nasional di Twitter

Begitu juga Nasi Uduk Fatima nya Mas Ferry Jogja

Bisnis yang masih hitungan hari ini melesat viral sampai menimbulkan antrian mengular, setiap hari
Tanpa iklan, tanpa endorse

Malah influencer dan netijen yang berlomba nyari konten kesini

Nasi Uduk plus sate dua tusuk cuma 3 ribu, dan bukan gimmick bukan tipu-tipu

Bukan Nasi plus Ayam Geprek 5000 rupiah yang cuma tersedia 20 porsi sehari dan banyak bikin pelanggan kecele

Untungnya dari mana?

Kalau itu cuma strategi mengatur traffic generator dan margin generator aja.

Karena praktek dilapangan customers belanjanya juga gak mungkin cuma 3 ribu aja

Ketika kita masuk ke market yg kebetulan pain pointnya adalah harga, maka harga murah memang menjadi jawaban

Tapi bagaimana mengatur strategi kita bisa tetap untung, bahkan bertumbuh dengan harga murah tadi, itu bagian dari INOVASI

AirAsia juga pertama kali head to head melawan Malaysian Airlines dan banyak maskapai besar di Asia juga berangkat dari harga.

Tesla pun juga sejatinya berangkat dari harga. Ia bisa memberikan fitur-fitur yang jauh lebih baik dari Brand Premium seperti BMW atau Mercedes tapi dengan harga yang jauh lebih miring

Iya meskipun jatuhnya masih milyaran, tapi itu tetap bener-bener WOW valuenya dibandingkan dengan yg kompetitor berikan

Rumusnya adalah.. semakin WOW produk yang kita ciptakan, semakin minimum effort yang kita keluarkan untuk memasarkan produk tersebut

Biarkan customer yg lebih sibuk menceritakan produk kita

Tugas kita cukup menyibukkan diri membahagiakan mereka, dengan produk kita dengan layanan kita

Itulah esensi Inbound-Flywheel

Sudahkah Anda memiliki produk yang WOW?

Jika belum.. sudahkah kita paham apa yg customers kita butuhkan dan menjadi keresahannya?

Jika belum..sudahkah kita mengenal baik customers kita?

Jika belum.. sudahkah kita dekat dengan mereka?

Jika belum dekat, paling tidak Anda sudah membaca tulisan super panjang ini sampai tuntas dan sekarang mulai memikirkannya

Ditulis oleh Sam Ipoel ( Inbound Marketing )

Jumat, 24 Juli 2020



Taburkanlah ide maka petiklah perbuatan; taburkanlah perbuatan maka petiklah sebuah kebiasaan; taburkanlah kebiasaan maka petiklah sebuah karakter.  

Kalimat-kalimat ini menegaskan bagi kita bahwa karakter tidaklah terbentuk dalam waktu semalam. 

Ada sebuah proses panjang yang membentuk karakter seseorang. Proses pembentukan karakter seseorang berawal dengan tindakan menaburkan ide yang akan mewujud menjadi perbuatan. 

Melatih perbuatan yang akan menjadi suatu kebiasaan. Dari kebiasaan itulah akan lahir karakter-karakter tertentu. Karakter akan menentukan masa depan. 

Sangatlah pentingnya membina karakter sejak muda. Proses pewujudan ide menjadi perbuatan, perbuatan menjadi kebiasaan, dan kebiasaan menjadi karakter tentu membutuhkan proses perjalanan yang panjang. Tidak ada waktu yang lebih baik untuk memulai pendidikan itu selain dari masa kanak-kanak. 

Namun, bagaimana jika kita merasa tidak mendapatkan pendidikan yang baik pada masa kanak-kanak? Ada peribahasa yang mengatakan bahwa saat terbaik untuk menanam pohon adalah dua puluh tahun yang lalu, tetapi kesempatan terbaik yang kedua adalah saat ini. 

Jadi, tidak ada kata terlambat untuk membentuk karakter. Dengan pertolongan TUHAN, perubahan karakter itu bisa saja terjadi.

Latihlah diri kita memikirkan hal yang baik sebab pikiran akan mewujud dalam tindakan, dan tindakan akan membentuk karakter, karakter akan menentukan masa depan kita.

Jumat, 10 Juli 2020

TIDAK SELAMANYA BERPIKIR POSITIF ITU ....



Ini yg salah satu Inspiraai yang Saya baca Dari Buku "Berpikir Positif" by Normant Vincent Peale.

Seorang pengusaha yg bangkrut menemui Norman Vincent Peale di kamar hotelnya. Setengahnya dia memprotes ceramah Peale sebelumnya tentang berpikir positif. Dia mengatakan _:"Mr. Peale, Anda menyarankan kami utk terus berpikir positif pada segala situasi. Tetapi itu tidak mungkin saya lakukan. Pada usia 55 tahun ini usaha saya bangkrut, seluruh perusahaan dan kekayaan saya lenyap. Saya sudah kehilangan segala galanya. Bagaimana mungkin saya bisa berpikir dan bersikap positif ?".

Peale :"Saya prihatin dengan kondisi Anda. Bolehkan saya bertanya beberapa hal tentang Anda ?. Bagaimana dg kondisi kesehatan Anda di usia ini ?"

Pengusaha :"Saya sehat sehat saja".

Peale mengambil kertas dan menuliskan kata kesehatan yg baik. Dia bertanya lagi  :"Bagaimana dengan isteri Anda menghadapi kebangkrutan ini. Apa dia meninggalkan Anda ?"

Pengusaha = "Tidak, dia setia kepada saya dan mendukung apapun yg akan sy lakukan"

Peale " Bagus sekali. Bagaimana dengan anak anak Anda, apakah mereka menyalahkan Anda dan memusuhi Anda krn kebangkrutan ini ?"

Pengusaha :"Anak anak saya sangat mendukung dan siap membantu saya. Tetapi apa gunanya, saya sudah tidak punya apa apa lagi".

Peale : "Bagaimana dengan teman teman Anda ?"

Pengusaha :"Beberapa menjauh dari saya, tetaoi tidak apa apa. Saya jadi tahu siapa teman sy yg sejati. Sebagian besar teman tetap mendukung saya, mereka siap meminjamkan uang jika daya memerlukannya. Tetapi kejatuhan saya ini sudah sangat parah. Saya benar benar bangkrut".

Peale terus menanyakan beberapa hal lagi dan menulis jawaban pria tadi. Kemudian dia menunjukkan kertas itu. Di samping kiri tertulis HAL HAL YG MASIH DIMILIKI. Sebelah kanan tertulis HAL HAL YG HILANG. Di kolom kiri paling atas tertulis kesehatan yang bagus, kemudian isteri yg setia, anak yg mendukung, teman teman yg siap membantu, rumah yg nyaman, mobil yg nyaman, tetangga yg baik, dan masih banyak lagi.

Di sebelah kanan hanya ada 1 tulisan yi Perusahaan.

"Inilah daftar apa yg masih Anda miliki dan yg hilang dari Anda. Yg hilang hanya 1 yaitu perusahaan Anda. Sedang yg lain masih utuh. Anda bukan kehilangan segala galanya, tetapi Anda masih memiliki segala galanya. Kecuali bisnis Anda"

Membaca itu, pria tadi menangis tetapi dg suasana yg berbeda. Kemudian dia tersenyum dan mengucapkan terimakasih kepada Peale krn telah disadarkan bahwa sebenarnya dia masih memiliki banyak hal yg jauh lebih berharga yg disangkanya sdh tidak dimilikinya lagi.

Peale kemudian membekali pria tadi dengan sebuah kalimat yg perlu diucapkan jika menghadapi kondisi yg dianggapnya sulit. Kalimat itu perlu dibaca 3 kali. Kalimat itu terus sy gunakan sampai sekarang. Demi Tuhan yang telah memberikan kekuatan kepadaku, aku mampu melakukan segala galanya"

Pria yg tadi masuk ke kamar dg muka tertunduk lesu dan mata suram. Sekarang keluar dari kamar Peale dg muka tengadah. Matanya memancarkan keoptimisan.

Selasa, 07 Juli 2020

ORANG TUA SEKARANG MEMBUNUH ANAKNYA SECARA HALUS



Ada seorang operations manager dari client kantor saya yang cool banget. Kita undang dia makan siang dan nasinya keras. Kita sebagai vendor yang baik, meminta maaf.

Dia bilang, “Gak papa. Justru saya suka nasi keras. Gak suka tuh saya, beras sushi.”

“Kok sukanya nasi yang keras Pak?” I cannot help but to ask.

“Iya, orang tua saya ngajarin jangan pernah buang makanan. Nasi kemarin juga kita makan.”

This may be simple. But this, blew my mind.

Dan setelah saya menjadi orang tua, di sini lah saya lihat banyak orang tua mulai mengambil langkah yang tidak disadari, berdampak.

“Saya waktu kecil, miskin. Saya pastikan anak-anak saya mendapatkan yang terbaik, termahal.”

“Waktu kecil, saya makan aja susah. Saya pastikan mereka itu sekarang makan enak.”

“Waktu kecil, saya belajar ditemani lilin dan 2 buku. Sekarang anak saya, saya sekolahkan ke Inggris.”

We experienced the worst and therefore we tend to give the best.

The question is, is the best…is what our children need? Really?

Orang sukses itu menjadi sukses karena :

(1) dididik dengan benar, terlepas dari dari apakah dia kaya atau miskin

(2) dididik oleh kesulitan yang dia hadapi.

Kita akui ada anak orang kaya yang tetap jempolan attitudenya dan perjuangannya. Tapi kita lihat kebanyakan orang sukses juga dulunya sulit.

Kesulitan (dalam beberapa kasus, kemiskinan) itu yang menjadi drive orang-orang untuk menjadi sukses. Ini adalah resep yang nyata. Kesulitan yang orang-orang sukses ini hadapi adalah ladang ujian di mana mereka menempa diri mereka menjadi orang sukses.

Pertanyaannya, jika kita ingin mencetak anak-anak yang bermental baja, kenapa kita justru memberikan semua kemudahan? Kenapa justru kita hilangkan semua kesulitan itu?

Karena dengan menghilangkan kesulitan-kesulitan itu, justru kita menciptakan generasi yang syarat hidupnya banyak.

Generasi Berikutnya

Apa yang terjadi dengan dari hasil thinking frame ‘dulu saya susah, saya tidak ingin anak saya susah’? Ini yang terjadi:

Anak dari teman ibu saya terbiasa makan beras impor thailand. Di 98, kita terkena krisis dan orang tuanya tdiak lagi mampu beli beras impor. Yang terjadi adalah, anaknya gak bisa makan.

Ada anak dari teman yang terbiasa makan es krim haagen dasz, ketika pertama kali makan es krim lokal, dia muntah.

Ada cucu yang ngamuk di rumah neneknya karena di rumah nenek, gak ada air panas.

Saya tidak mencibir mereka. Apa adanya seorang manusia itu terjadi dari nature dan nurture. Semua ini, adalah nurture.

Bahkan di kantor pun sama. Di kantor kebetulan saya jadi mentor seseorang (saat ini). Dalam sebuah kesempatan, dia pernah berkata “Duh, gak nyaman di posisi ini.”

Di lain kesempatan, “Sayang ya, si X resign, padahal dia membuat saya nyaman di kantor sini.”

Pada kali kedua saya mendengar temen saya ngomong ini, saya mulai masuk “Kamu sadar gak, kamu udah 2 kali menggarisbawahi bahwa kenyamanan dalam kerja itu, penting bagi kamu.”

“…”

“Emang sih idealnya nyaman. Tapi sayangnya, this is life. We don’t get to pick ideal situations. Sometimes we need to settle with what we have and deal with it.

"Tentang kenyamanan, coba jadikan itu sebagai sesuatu yang ‘nice to have’ dan bukan "must have".

What to Do?

Saya menyukai cara Sultan Jogja mendidik anak-anaknya. Saya pernah dengar bahwa di saat balita, anak sultan dikirim untuk hiidup di desa. Makan susah, main tanah, mandi di sumur. Intinya, meski dia anak sultan, dia tidak tahu bahwa dia anak sultan dan dia merasakan standar hidup yang rendah – dan merasa cukup dengan itu. Setelah agak besar, dia kembali ke istana. Dampaknya, semua Sultan, bersikap merakyat. Dia makan steak, tapi dia tahu bahwa steak yang dia makan adalah sebuah kemewahan. Bukan sebuah syarat hidup minimum.

Saya pun memiliki syarat-syarat hidup. Semenjak menjadi seorang bapak, saya berubah total dan saya kikis hilang itu semua. Karena saya tidak ingin anak-anak saya memiliki syarat hidup yang banyak. Dan satu-satunya cara memastikan itu terjadi adalah bahwa sayapun tidak boleh memiliki syarat hidup banyak.

Saya mengajak mereka naik kopaja atau transjakarta setiap hari ke sekolah, sebelum mereka merasakan bahwa naik angkutan umum itu, rendah.

Saya membiarkan mereka tidur di lantai. Siapa tahu suatu saat nanti mereka harus terus-terusan.

Saya mematikan AC saat mereka tidur – siapa tahu mereka suatu saat cannot afford air conditioning.

Saya tidak menginstall air panas karena saya ingin anak-anak saya baik-baik saja jika suatu saat nanti mereka tiap hari harus mandi air dingin.

Saya melarang mereka main tablet karena saya ingin mereka tidak tergantung dengan kemewahan itu.

Saya melarang mereka menilai teman dari merk mobil mereka karena merk mobil itu gak pernah penting, dan gak akan penting.

Kita pergi ke mall memakai kopaja. And we have fun ketawa-ketawa, seperti jutaan orang lain.

Saya tidak membuang nasi kemarin yang memang masih bagus. Instead saya makan sama anak-anak saya. Siapa tahu suatu saat, that is all they can afford. Agak keras. And we like it.

We teach them to pursue happiness so that they learn the value and purposes of things. Not the price of things.

Nasi kemarin yang masih perfectly safe to eat, masih punya value. Kopaja dan mercy memiliki purpose yang sama, yaitu mengantar kita ke sebuah tempat.

AC atau gak AC memberikan value yang sama. A good night sleep.

Kenapa semua ini penting?

Kita harus ingat bahwa generasi bapak kita adalah generasi yang bersaing dengan 3 milyar orang. Mereka bisa mengumpulkan kekayaan dan membeli kemudahan untuk generasi kita.

Kita harus bersaing dengan 7 milyar orang. Anak kita nanti mungkin harus bersaing dengan 12 milyar orang di generasi mereka.

One needs to be a tough person to be able to compete with 12 billion people. Dan percaya lah, memiliki syarat hidup yang banyak, tidak akan membantu anak-anak kita bersaing dengan 12 milyar orang itu.

(Anonim)

Repost from Endah Lestari

Jumat, 03 Juli 2020

TANDA TANDA ORANG BAHAGIA



1. Orang yang selalu mengingat dosa-dosanya di sertai rasa penyesalan dan permohonan ampun kepada Allah.

2. Orang yang tidak mengingat ingat kebaikan dirinya. *karena di khawatirkan akan riya, ujub dan penyakit hati lainnya*

3. Orang yang selalu melihat kepada yang tinggi amal shalehnya agar dapat mengikutinya.

4. Orang yang selalu bersyukur atas nikmat yang Allah karuniakan kepada dirinya.

(Diterjemah dari kitab syarh Nashaihul Iibad, Syeckh Muhammad Imam nawawi Ibnu Umar Al-Bantani, bab 3)

KULIT JERUK



Bobby Leach adalah seorang STUNTMAN TERKENAL ραdα th 1911.

Bobby pernah TERJUN BEBAS di air terjun Niagara.

Ia SELAMAT dan hanya mengalami CEDERA RINGAN.

Kisah keberaniannya menjadi BUAH BIBIR di mana².

Βeberαρα th kmdn, Bobby Leach diberitakan MENINGGAL DUNIA di New Zealand.

Penyebabnya SEDERHANA, saat berjalan kaki di New Zealand, ia TERPELESET kulit jeruk, lalu jatuh dan patah kaki.
Ia mengalami komplikasi dan meninggal di RS.

"Bukan GUNUNG yang menyebabkan orang JATUH, namun KERIKIL di tepi jalanlah yg membuat ia TERGELINCIR."

Seseorαπg mungkin sanggup menghadapi MASALAH BESAR, tetapi tidak jarang mrk JATUH karena hal2 ÿƍ mungkin dianggap SEPELE.

Hal íπí terjadi karena ia melakukan PERSIAPAN MATANG untuk menghadapi MASALAH BESAR, namun mengesampingkan hal2 KECIL yg sehαrцsnya tidak dilupakan.

Oleh sebab i†u, JAGALAH diri Anda untuk tetap WASPADA dalam menjalani dan menghadapi setiap TANTANGAN KEHIDUPAN íπí !
Jangan sampai Anda JATUH karena hal2 yg Anda anggap REMEH.