Alhamdulillah masih diberi kesempatan utk bertaubat, menjadi lebih baik dan berbuat baik.
Dalam kehidupan selalu silih berganti antara sukses dan gagal.
Bagaimana mensikapi kegagalan?
Ada beberapa cara mensikapi kegagalan, yaitu:
1️⃣Menuliskan perasaan hati.
Menulis bisa menjadi terapi yg baik untuk merapikan kembali pikiran² yang kacau karena hati kita yang galau. Dengan menuliskan kegelisahan hati, kita dapat mengidentifikasi masalah yang menyebabkan kegagalan tersebut terjadi. Lalu kita bisa mencari solusi untuk menyelesaikannya.
2️⃣Mengubah cara berpikir.
Jangan terlalu fokus pada masalah yang muncul. Fokuslah pada bagaimana menyelesaikan masalah tersebut. Pikiran kita akan terpacu untuk lebih kreatif menemukan solusi sehingga kita bisa mencoba lagi dengan cara baru dan lebih baik.
3️⃣Membaca buku motivasi dari orang² yang berhasil.
Dari kisah mereka kita akan tahu bahwa dalam perjalanan mereka menggapai kesuksesan ada batu rintangan yang menghadang. Dan mereka berhasil melewati rintangan tersebut.
4️⃣Sedekah
Jangan anggap remeh kekuatan sedekah. Sedekah tidak hanya membersihkan harta yg kita miliki, tetapi menarik lebih banyak rezeki kepada kita.
Jika kita benar² meyakini manfaat dan kekuatan sedekah, kita akan merasakan efek sedekah dalam kehidupan kita.
5️⃣Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta (Alloh Ta'ala)
Keberhasilan dan kegagalan kita tidak luput dari kehendak Sang Pencipta. Alloh Ta'ala lebih tahu mana yang terbaik untuk makhlukNya. Oleh karena itu kita sangat perlu mendekatkan diri kepadaNya.
6️⃣Bersyukur
Bersyukurlah atas apa yang kita dapatkan hari ini. Bersyukur atas kesehatan kita dan keluarga, bersyukur atas nikmat yang kita dpt, bersyukur atas kesempatan dan pengalaman. Bersyukur bahwa kita berani mencoba.
Dengan rasa syukur tsb akan membawa keikhlasan. Rasa syukur dalam hati dapat mengubah mood kita menjadi lebih baik. Saat mood kita baik maka kita bisa mendapat semangat baru sehingga kita berani lagi untuk bangkit.
Alloh Ta'ala berfirman,
"Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al Baqoroh : 153)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar