Mengapa plus dikali plus hasilnya plus & juga kalau minus dikali plus atau sebaliknya plus dikali minus hasilnya minus? Anehnya pula, kenapa minus dikali minus hasilnya plus ?
Hikmahnya adalah:
» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap hal2 yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Benar" atau bahasa matematikanya seperti ini "+ x + = +"
» Mengatakan/menyatakan "Benar" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau dgn kata lain "+ x - = - "
» Mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Benar" adalah suatu tindakan yang "Salah" atau penulisan logika matematikanya seperti ini "- x + = - "
» Terakhir, mengatakan/menyatakan "Salah" terhadap sesuatu yang "Salah" adalah suatu tindakan yang "Benar"
atau "- x - = + "
Semua rumus matematika di atas merupakan ketetapan Allah SWT & terangkum dalam kalimat:
"Qullil haqqo wa in kaana murron"
(Katakan yang sebenarnya walau itu pahit rasanya)..ูุงููู ุฃุนูู
..
»Penjumlahan dan pengurangan«
Sahabat... ternyata klo' kita pikir2 penjumlahan bilangan bulat juga mengandung makna yg sama.
Tanda (-) berarti keburukan dan (+) berarti kebaikan.Coba perhatikan,jika kita menghitung -7+10=3,dalam pengerjaan ini sy biasa membuat lingkaran dg prinsip satu angka dg 1 tanda(+ atau -).dalam hal ini kita akan membaca (-7)(+10) berarti seseorang yg memiliki 7 keburukan dan 10 kebaikan,maka ketika ditimbang amalnya diakhirat maka ia masih memiliki kelebihan 3 amal kebaikan shgg layaklah ia masuk surga ุงَُّููู alias hasilnya +3 atau biasa ditulis 3 saja.artinya jika seseorang ingin bisa masuk surga ia harus lbh banyak amal kebaikannya.jika saat ini masih ada amal buruk,msh ada kesempatan utk bertaubat dg perbanyak amal kebaikan sehingga hasil akhir kita saat menghadapNya masih bernilai (+) shingga kita diperkenankan memasuki surgaNya yg memang hanya diperuntukkan bg hambaNya yg memiliki lebih banyak amal kebaikannya.semoga menjadi renungan bagi kita semua.:)
Salam Berkah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar