Minggu, 10 Desember 2023

MENGENAL ARUS KAS


Pengen tau cara membedakan mana yg OCF, ICF, dan FCF ?

Mudah saja kok ...

Perhatikan ketika UANG itu dikeluarkan, maka apa yg kita terima ?

Kl UANG keluar dan kembali dalam bentuk UANG lagi, maka sudah dapat dipastikan itu adalah FCF (Financing Cashflow)

Misal saya minjemin pegawai duit, keluar UANG. 
Lalu si pegawai membayar hutang duit yg dipinjem tadi, masuk UANG.

Maka yg seperti contoh di atas adalah FCF

Atau ketika UANG keluar, trus kita nggak dapet apa2. Itu juga masuk FCF. Misalnya seperti keluarin duit untuk sumbangan sosial.

Maka sudah dapat dipastikan uang yg keluar yg masuk kategori FCF ini tidak akan pernah masuk di laporan LABA RUGI. Karena sama sekali tidak mempengaruhi laba rugi perusahaan.

Lantas, yg seperti apa yg OCF dan ICF itu ?

OCF dan ICF terjadi ketika UANG kita keluarkan, dan kita menerima BARANG, JASA, atau MANFAAT.

Misalnya seperti keluarkan UANG untuk beli persediaan, unt bayar pegawai, untuk beli aset, untuk bikin software keuangan perusahaan, untuk ngurus legal, dan lain sebagainya

Bedanya antara OCF dan ICF adalah :
Kalo ICF maka BARANG, JASA, atau MANFAAT yg diterima adalah berbentuk aset tetap dan aset tidak berwujud. Sementara untuk OCF adalah ketika BARANG, JASA, atau MANFAAT yg diterima berhubungan dengan aset lancar, atau berhubungan dengan beban usaha.

Keterangan di atas memang tidak mutlak seperti itu, bisa jadi keluar UANG masuk UANG, dapat dimasukkan pada kategori OCF ketika hal tersebut terjadi pada perusahaan investasi.

Atau keluar UANG masuk UANG masuk kategori ICF ketika perusahaan meletakkan dananya untuk akad investasi :)

Semoga bermanfaat :)

Salim Suharis
Financial Syariah and Information Technology Specialist

#ngaji_financial
#bahasa_bisnis #pondasi_bisnis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar