Sabtu, 21 Desember 2019

K E L A P A

FILOSOFI BUAH KELAPA MENJADI SANTAN

1. Di petik dari pohon, sakit...
2. Di jatuhkan dari ketinggian, sakiitt bangeett...
3. Di kupas kulit/sabutnya dengan cara di bacok dan di tarik-tarik, sakiiitt kuadrat....
4. Di kupas batok nya dengan benda tajam, sakiittt nya gak ketulungan...
5. Di parut, berdarah-darah...
6. Di peras, sakit nya minta ampun..
7. Di rebus, panaaasss banget...

Buah Kelapa terus dan terus bersabar....

Barulah buah Kelapa itu menjadi santan yang mahal dan banyak manfaat nya...

Apakah buah Kelapa mengeluh?
===========================

Sama seperti kehidupan kita, terkadang kita merasa terus menerus mendapatkan masalah dalam hidup ini seolah-olah ALLOH lepas tangan.

Padahal ALLOH punya skenario yg lebih indah daripada keinginan kita.

Seandainya buah Kelapa itu mengeluh dan berhenti pada proses ketiga, maka buah Kelapa itu hanya akan menjadi sesuatu yang busuk dan tak ada harganya.

#happyweekend
S a l a m  B e r k a h

Rabu, 18 Desember 2019

N e v e r S E t t l e

BELAJAR DARI COCACOLA, YANG TAK KENAL LELAH WALAU MENGUASAI PASAR

Temen-temen coba tonton video CocaCola berikut

https://youtu.be/XhMVWzVXNNk

Salah satu Brand yang "gila" marketing nya adalah CocaCola, bukan hanya gila budgetnya, tapi juga gila ide-ide kreatifnya

Marketing itu memang harus dekat dengan experimentation, banyak trial dan error. 

Saya yakin CocaCola juga punya banyak eksperimen marketing yang gagal

Tapi beberapa strategi marketing yang berhasil, viral luar biasa

Marketing itu ya seperti itu

Jangan pernah berpikir bahwa perusahaan yg marketing nya sukses itu yang setiap melakukan campaign langsung berhasil

Mereka awalnya juga melakukan eksprimen sampai menemukan pola

Pola dari jenis konten yang disukai audiens nya

Pola media yang paling efektif dimana pelanggan idealnya ngumpul

Pola waktu terbaik mengirimkan konten-konten andalannya

Apakah yang menemukan pola juga menjamin keberhasilan 100%

Tidak juga

Yang terpola itu hanya memiliki probabilitas keberhasilan lebih tinggi dibanding yang tidak

Tidak random, tidak ngawur

Mereka melakukan analisa dan memiliki hipotesa, kenapa campaign ini works, kenapa lainnya nggak

Kemudian mereka melakukan eksperimen lagi untuk memvalidasi hipotesa-hipotesanya

Marketing is never settle

Gak pernah manteng

Mungkin satu strategi berjalan dengan sangat baik semester kemarin, tapi semester ini nggak

Tak ada strategi yang bekerja sempurna selamanya

Bisa jadi karena trik kita terbaca

Bisa jadi karena perilaku pelanggan yang berubah

Atau bahkan karena ada produk pengganti yang lebih baik secara kualitas dan harga

Pentingnya evaluasi berkala. Biar perubahan sekecil apapun cepat terdeteksi dan mampu kita anstisipasi dengan sigap

Tak ada kompetitor yang membiarkan nyaman pemimpin pasar

Sama seperti kiya attacker yang ingin merangsek hegemoni sang market leader

Tinggal memangsa atau dimangsa. Bedanya sendirian atau bersama-sama

Salut buat para market leader yang masih sanggup mempertahankan tahtanya untuk jangka waktu yg lama

Jadi jika kita merasa stuck dengan marketing kita yang berujung ke stuck nya penjualan, minimal cek beberapa hal ini.

1. Apakah kita punya SMART GOALS yang jelas dan tercatat dengan baik
SMART Goals itu bukan hanya sekedar goals yang ambisius, tapi juga grounded dan tahu tahapan cara mencapainya

2. Apakah kita mengevaluasinya secara berkala, mingguan, bulanan, kwartalan dan tahunan

3. Apakah kita bereksperimen dengan melakukan optimasi, sebagai rekomendasi dari hasil pencatatan nomer 2 diatas

4. Apakah kita mendengarkan dan solutif terhadap keluhan-keluhan customers. Jangan-jangan banyak customers, agen, distributor complaint tapi kita cuek aja.

5. Sudahkah kita pikirkan "what next" atau inovasinya, terutama terkait produk dan layanan yg kita berikan. Keluhan-keluhan di nomer 4 adalah sumber terbaik inovasi yang kita buat.

Salam Berkah
Azhar, 18 /12 / 2019 

H O W T O B E G R E A T M A N A G E R

Kenapa banyak Manager tidak sesuai harapan CEO atau Biz Ownernya?

Apa beda Average Manager vs Great Manager?

Pernahkah anda mempromosikan Karyawan anda yg dari level STAFF menjadi Leader/Manager?
Lalu ternyata mereka gagal sebagai seorang Leader/Manager atau GM/Direktur?
Anda bingung..
- Staff tsb tergolong bagus ketika masih menjadi staff
- tetapi kenapa gagal menjadi Leader/Manager/GM?
- lalu Manager baru tersebut akhirnya keluar dari perusahaan dan anda kehilangan Staff yg bagus tadi & posisi manager tetap kosong

Karena ada perbedaan *SKILL* yang sangat _fundamental_ antara menjadi
- seorang STAFF yang sukses, dan
- Seorang MANAGER yang sukses

*STAFF* = butuh SKILL teknis sesuai jenis pekerjaan. contoh:
- Sales Staff = Skill Menjual dan Lobbying
- Accounting Staff = Skill dalam Akuntasi
- Staff Gudang = Skill teknis pengetahuan produk dan penyusunan produk secara fisik di Gudang

*MANAGER* = butuh SKILL cara mengatur tim yg dipimpinnya.. alias MANAGING SKILL
- Manager Sales = Skill mengatur Sales Staff + sedikit-banyak SKILL Selling
- Manager Accounting = Skill mengatur Accoutning Staff + SKILL Accounting
dan seterusnya...

Salam Berkah
Azhar, 18/12/2019

Jurus Hidup



.

Kebahagiaan dan keindahan hidup tidaklah ditentukan oleh sesuatu diluar diri kita; masalah yang sedang menimpa, omongan orang lain, kejadian di sekitar, atau apapun yang lainnya, semua tergantung pada bagaimana cara kita menyikapinya. Yang membuat kita lulus dalam ujian kehidupan ini bukanlah tentang persoalannya, melainkan tentang bagaimana cara kita menjawab dan merespon persoalan tsb.

.

Ada 3 sikap yang harus kita jadikan jurus utama dalam hidup. Tiga sikap untuk merespon apapun peristiwa yang terjadi, tiga sikap yang insyaaAllah akan mengundang keajaiban, pertolongan Allah, dan kebahagiaan dunia - akhirat. Apa saja itu?

.

1. MENERIMA
Ini adalah pintu gerbang paling awal untuk bisa menemukan keindahan hidup sekaligus menghadirkan jalan keluar dari arah yang tak di sangka. Hati yang ridho terhadap apapun ketetapanNya, bukan hati yang penuh dengan keluh kesah dan tidak mau menerima takdir. Semakin kita tidak ridho dg apa yang sudah terjadi, maka semua menjadi semakin sulit dan penuh penderitaan. Siapapun yang benar-benar berharap keridhoan Allah, akan mudah ridho dengan apapun yang diberi oleh-Nya. "Radhiyallahu anhum wa radhu anhu dzalika liman khasyiya rabbah”; bahwa seseorang akan mendapat ridho Allah apabila ia sendiri telah meridhoi qada’ dan qadar-Nya, dan tanda seseorang ridho kepada Allah adalah apabila ia bahagia dengan suatu musibah sebagaimana ia bahagia dengan suatu nikmat.

.

2. MENGADU
Keindahan hidup adalah milik mereka yang selalu mengadu kepada Rabb-nya lewat doa, mengadukan sekecil apapun peristiwa dan perasaan yang ada. Karena untuk urusan tali sandal yang putus saja, Rasulullah meminta kita untuk mengadu kepada Allah. Dialah sebaik-baiknya tempat curhat, Yang Maha Dekat, Maha Mendengar, dan Maha Tahu apa yang sedang kita rasa. Dan terkadang hanya butuh 1 doa untuk mengubah segalanya. Dialah Allah, Rabb yang sangat senang saat hambaNya datang dan meminta dengan penuh harap.

.

3. MERAYU
Mencari perhatian Allah dengan amal shaleh, mengejar ridhoNya dengan banyak-banyak menolong dan memudahkan urusan sesama, menunjukkan kesungguhan dan kegigihan kita dalam setiap upaya. Sebagaimana Ibunda Siti Hajar yang berlari-lari dari bukit Shafa dan bukit marwah untuk mengejar pandangan cinta dari Rabb-nya, dan air zam-zam itu keluar dari tempat yg tak disangka, berkah mengalir tak berhent. Begitulah Allah yang bisa memberikan rezeki tanpa batas kepada siapapun yang dikehendakiNya. Lantas, untuk apa kita berlelah-lelah mengejar perhatian makhluk? Dialah Allah Asy- Syakuur, yang Maha Mensyukuri, Mengapresiasi, Menghargai, sekecil apapun usaha hambaNya.

Salam Berkah
Azhar, 18/12/2019

Minggu, 15 Desember 2019

H A R G A I P R O S E S





Dalam hidup ini, proses merupakan hal yang penting dan tidak bisa dihindari.

Seorang bayi harus menunggu selama sembilan bulan sepuluh hari sebelum terlahir ke dunia.

Matahari harus muncul di ufuk Timur di pagi hari, sebelum terbenam di Barat pada waktu senja.

Biji tumbuhan harus menjadi tunas untuk kemudian berubah wujud menjadi sebuah pohon yang besar.

Pada pokoknya, semua butuh proses, tidak ada jalan pintas. Kita harus menjalani setiap proses kehidupan itu, baik hal itu menyenangkan atau tidak.

Kalau pun saat ini kita sedang mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan dalam menjalani kehidupan ini, hendaknya kita menyadari bahwa hal itu merupakan sebuah proses.

Mungkin kita sedang berada di lembah yang paling kelam dan paling terendah, maka bersabarlah, karena sebentar lagi kita akan terangkat naik dan naik.

Sebagaimana sebuah roda, manakala ia sudah berada pada titik nadir atau paling rendah, maka ia akan segera naik.

Tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai dengan tiba-tiba, semuanya harus melewati sebuah proses.

BE PATIENT !

Salam Berkah 

Kamis, 12 Desember 2019

Keep Calm




Kemaren saya makan di sebuah restoran dan dapat poster ini (lihat di bawah).

Maknanya dalam banget, antara lain :

1. Orang yang tenang belum tentu tidak sedang berpikir. Justru ia sebenarnya sedang  berpikir keras untuk sukses.

2. Jangan grasa grusu dalam bertindak, lebih baik pecahkan masalah dengan tenang dan sistematik seperti bebek yang mengayuh kakinya dengan kecepatan yang terukur. 

3. Jika jadi pemimpin jangan suka membuat sensasi atau ketegangan walau oeganisasi sedang banyak masalah. Sebab hanya akan membuat anak buah demotivasi. Tenangkan diri dan tenangkan anak buah. 

4. Jangan menjadi orang yang suka panik, betapa besarnya pun musibah yang sedang terjadi. Sebab kepanikan tidak menyelesaikan masalah, malah membuat masalah baru.

5. Orang-orang bijak biasanya orang-orang yang tenang, tetapi di dalam dirinya ada ribuan ilmu, yang didapatkannya melalui pembelajaran dan pengalaman yang luar biasa.

6. Orang yang tenang itu kelihatan lebih anggun dan bahagia, serta menentramkan orang-orang di sekitarnya. Walau sebenarnya ia juga punya masalah. Namun masalah itu sedang diselesaikannya dengan cara yang efektif.

7. Tenang itu ternyata  menghanyutkan. Tampak dewasa. Membuat hati orang lain klepek-klepek. Dan idaman untuk menjadi calon suami/istri dan calon mantu....☺️

Minggu, 08 Desember 2019

Tips & Trik Jadi Broker Property Hebat


JANGAN SAMPAI CLOSINGMU GAGAL GARA GARA KAMU LAKUKAN EMPAT HAL INI!

Masih tips seputar broker property
Berikut ini ada empat hal yang tidak boleh dilakukan oleh seorang broker property:

1.TIDAK TEPAT WAKTU
Ketika seorang broker sudah janji surve property dengan klien jam 12.00 maka seharusnya seorang broker harus sudah datang jam 11.30 di lokasi property yang dipasarkan. Yang terjadi broker sering datang terlambat karena sang broker berasumsi orang indo sudah terbiasa kalo janjian itu molor.jadi datang terlambat sudah biasa.Padahal calon konsumen sudah dateng duluan. Rasa kesal calon konsumen menunggu lama menyebabkan gagal closing meskipun sudah cocok dengan property nya.

2.MELIHAT PENAMPILAN CALON KONSUMEN 
Seorang broker sering terjebak pikiran calon konsumennya tidak punya kemampuan untuk membeli property yang dipasarkan karena calon konsumen hanya naik motor atau mobil yang jelek.sehingga dalam melayani konsumen tidak serius. Bahkan hanya menjawab sepotong sepotong pertanyaan dari calon konsumen.Dalam pikiran sang broker " Apa mampu ini orang beli property harga milyaran motornya aja butut"

3.BERDEBAT 
Ketika sebagai penjual menang dalam berdebat dengan konsumen berarti kalah dalam penjualan. Sering emosi kita naik ketika si calon Konsumen menawar harga dan menyacat property yang kita pasarkan. Kuncinya jangan didebat tetapi digali lebih dalam kebutuhan si calon konsumen. 

4.TERLALU BANYAK BICARA
Kita dianugerahi satu mulut dua telinga kiri dan kanan.Seorang broker sering kebanyakan ngomong dan mendominasi pembicaraan kepada calon konsumen. Berusaha meyakinkan konsumen dengan bNyak bicara tanpa mau mendengarkan apa yang dimau calon konsumen. Klo broker profesional pasti tau tanda tanda konsumen yang mau closing itu adalah konsumen lebih banyak bicara daripada penjual

Semoga bermanfaat
Salam Berkah

5 Langkah menuju sukses karir / bisnis




Bismillah..

Apa yang diperlukan seseorang untuk meniti jalan suksesnya sendiri? 
Baik menjadi seorang profesional maupun pebisnis? 

1. Yakin, Kita Bisa! Ingat saja, Allah Maha Adil. 

Sukses adalah hak setiap orang. Nggak ada hubungannya dengan jenis kelamin, harta bawaan (warisan), keturunan, pendidikan, dll. Bahkan tidak juga umur mulai. Jenis pilihan karir yang tidak mensyaratkan apapun untuk sukses, salah satunya adalah Bisnis. Maka, sikap yakin ini menjadikan kita tidak takut bermimpi besar dan mentarget cita dan raihan yang tinggi. Tapi, bukan jadi hak klaim bahwa untuk sukses harus bisnis. Banyak yang juga malah nyungsep sampai hancur, oleh sebab bisnis dengan tidak proper.
.
2. Bangun Reputasi agar dipercaya. 

Apa yang dibangun awal oleh Nabi saw adalah reputasi. 
- Untuk yang mau mulai di awal karir, misal bekerja, ikuti contoh Nabi Musa. Beliau ‘alaihissalam, nggak itungan, mau mulai dari posisi apapun. Buktikan saja dengan kualitas, maka rezeki takkan salah sasaran. Ingat sekali lagi, Allah takkan salah memberikan hak hambaNya. 
- Jika sudah memiliki reputasi, boleh ikuti cara Nabi Yusuf, dalam mempersyaratkan posisi amanah, sebab memang kapabel dan teruji. 
3. Jadilah Pribadi Pembelajar yang Cerdas.

Takkan berat pengetahuan/ilmu dibawa. Kejarlah dari guru/mentor/coach yang juga praktisi (terbukti melakukan/mencontohkan dan berhasil). Seringkali mereka justru tak suka lambungkan asa, dan bicara realistis. Tapi saran saya, jika sudah “nemu” dan yakin, jangan gonta-ganti. Selesaikan dan praktekkan sampai tuntas baru silakan belajar lagi ke yang lain. Ingat, inSyaAllah naik kelasnya kita, akan seiring dengan naiknya kapasitas baik mentalitas maupun pengetahuan (pengalaman). 
Rahasia besar jika kita menemukan guru yang benar adalah, efisiensi waktu belajar kita bisa setara puluhan tahun tanpa menjalaninya dahulu sendiri, sebab kita masukkan pengalaman oranglain dalam track hidup kita.
.
4. Tetap humble, selalu merasa diri sendiri penuh kelemahan dan kekurangan. 

Sehingga kita selalu tergantung padaNYA, minta perlindunganNYA, minta petunjuk dan bimbinganNYA. Sikap ini membuat terbukanya peluang orang-orang pintar dan hebat, akan ikut masuk membantu menghebatkan apa yang kita lakukan. Sebab, orang yang “merasa mampu lakukan segalanya sendiri”, jangan-jangan malah dibiarkan olehNYA.
.
5. Mulai dari yang ada di diri kita. 

Jangan sulitkan diri dengan ‘mengharuskan’ apa yang idealnya atau seharusnya menjadi syarat mulai. Ingat yang pertama, yakin saja Allah pasti sediakan jalan lain untuk setiap orang. Pembedanya: siapa yang MULAI, sejak sekarang!
Biar saja oranglain seperti “beruntung” dengan semua kebaikan rezekinya. Ikutlah bahagia dengan keberuntungan oranglain. Jangan sebaliknya malah nyinyir atau sedih atau malah suudzon..
Kemampuan ini, akan antarkan kita menjadi pribadi yang mudah bersyukur, dan bahagia selalu.. 

Wallahu a’lam...

Salam Berkah