Dilla, seorang mentee saya hari itu bertanya,
“Om Pam, benarkah bahwa kita memang harus punya orang dalam? Banyak temen-temen aku di kantor ngomong tentang orang dalam untuk mendapatkan pekerjaan sebaiknya punya orang dalam.
Apakah untuk mendapatkan pekerjaan, untuk sukses dalam karier, kita harus punya orang dalam?
Apakah benar, bahwa IP yang bagus, ijazah dari universitas bagus, kadang tidak berguna, kalau kita tidak punya koneksi orang dalam?”
**
Pertanyaan menarik dari Dilla. Dan pertanyaan menarik bagi kita semua. Apakah benar demikian?
Ini topik yang sama menariknya. Apakah IP yang bagus dari universitas TOP menjamin kita sukses dalam karier. Ternyata jawabannya TIDAK.
Terus bagaimana sebaiknya? Sebaiknya kita mengkombinasikan (dan menyeimbangkan) kecerdasan kita dan kemampuan kita bekerjasama dengan orang lain (teamwork, communication and leadership).
Terus, apakah berarti ijazah yang bagus gak ada gunanya? Ya berguna banyak, tapi tanpa kemampuan bekerjasama dengan orang lain, ya ijasahnya gak akan banyak berguna.
**
Bagaimana dengan orang dalam? Sebenarnya yang penting adalah kemampuan kita membangun networking. Karena memang networking itu sangat diperlukan dalam kesuksesan kita.
Jadi sepintar apapun kita, setinggi apapun IP kita, sehebat apapun universitas kita, kalau kita tidak mampu membangun networking atau jaringan bisnis, ya memang akan sulit untuk sukses dalam, karier kita. Saya sendiri, seringkali mendapatkan pekerjaan saya, bukan dari lowongan kerja, tapi networking saya.
Ternyata bukan hanya untuk mencari pekerjaan, *untuk menjalankan pekerjaan dengan baik, kita juga membutuhkan kemampuan membangun dan menggunakan network, di dalam dan di luar perusahaan.*
Tetapi tentu saja , selain networking, kita harus mempunyai kompetensi, skills dan reputasi. Percuma punya networking kalau tidak mempunyai (saya ulangi) kompetensi, skills dan reputasi.
Jadi memang benar, you need network, tapi cuma punya network tidak akan membuat anda sukses.
Dan sebaliknya, tanpa network, kompetensi dan skills anda juga tidak akan maximal manfaatnya.
**
Jadi bagaimana lengkapnya?
Steven Bartlett (seorang CEO/Founder/Chairman yang pernah membangun perusahaan dari NOL, saat berumur 22 tahun, dan go public saat dia masih berusia 27 tahun) dalam bukunya “The Diary of a CEO”, meringkas lima yang perlu kita punyai agar kita sukses dalam pekerjaan, karier dan kehidupan kita.
1) *WHAT YOU KNOW (YOUR KNOWLEDGE)*
2) *WHAT YOU CAN DO (YOUR SKILLS)*
3) *WHO YOU KNOW (YOUR NETWORK)*
4) *WHAT YOU HAVE (YOUR RESOURCES)*
5) *WHAT OTHERS THINK OF YOU (YOUR REPUTATION)*
**
Mari kita kita bahas satu persatu
*WHAT YOU KNOW (YOUR KNOWLEDGE)*
Pertama-tama, hal ini penting, dan akan semakin penting.
You have to learn and continuously update your knowledge. Saya masih belajar (dan membaca) setiap hari. Dunia berubah begitu cepat, bisnis berubah begitu cepat, kompetensi semakin keras, the world needs the best! Berarti anda harus mengetahui lebih banyak dari yang lain, belajar lebih banyak daripada yang lain. Saya sendiri masih belajar (dan membaca) setiap hari, minimal satu bab, sebelum tidur. Lakukan hal yang sama, dan kita akan merasakan manfaatnya.
**
*WHAT YOU CAN DO (YOUR SKILLS)*
Setelah anda mengetahui banyak hal, praktekkan diskusikan, cobalah, berexperimenlah. Terapkan apa yang anda pelajari dalam kehidupan sehari-hari, terapkan dalam pekerjaan anda.
Kalau salah bagaimana? Don’t worry, namanya juga experiment, jangan takut salah. Begitu salah, akui, evaluasi, perbaiki, dan lakukan terus dengan konsisten. Lama-lama anda akan mengalampi improvement dalam skills kita. Hal ini bisa kita terapkan saat menerapkan pengetahuan untuk meningkatkan skills yang specific dalam pekerjaan kita, maupun dalam hal-hal yang lebih generic, seperti communication skills, presentation skills ..dll
**
*WHO YOU KNOW (YOUR NETWORK)*
Nah ini yang kadang sering dikonotasikan dengan negative sebagai phenomena orang dalam. Padahal dalam pekerjaan apapun kita sering membutuhkan bantuan baik dari internal maupun external. Dan berarti kita harus membina hubungan baik dengan semua orang, agar dapat memperlancar pekerjaan kita. Namun jangan lupa, tentu saja kita harus sering membantu orang, sebelum minta bantuan dari yang lain kan? Networking is not only about taking (advantage), but is first about GIVING (help, resources, advice …) to others.
Berarti tanpa network (internal atau external), ya memang akan susah untuk sukses dalam pekerjaan, karier dan kehidupan kita. Berarti sejak di bangku kuliah, harus rajin-rajin membangun network, dan mengasah kemampuan membangun jaringan ini.
*
*WHAT YOU HAVE (YOUR RESOURCES)*
Untuk belajar, untuk meningkatkan kemampuan, untuk membangun network, mau tidak mau , kita harus berinvestasi: waktu, tenaga dan *uang*.
Dan salah satu resources yang penting di sini tentu saja adalah uang. Dengan uang yang cukup, kita bisa berinvestasi, membeli buku, ikut training, ikut certification, dan ikut dalam program untuk membangun network kita.
Let’s not be naïve. Success is also about money, time and focus. Bagaimana mendapatkan uang, bagaimana memanfaatkan waktu dan energy anda dan juga bagaimana berinvestasi untuk masa depan (dengan menggunakan uang itu untuk meng-upgrade our knowledge, our skills and expand our network). Kalau tidak pernah investasi ilmu untuk masa depan, jangan heran kalau karier atau kehidupan anda jalan di tempat.
**
*WHAT OTHERS THINK OF YOU (YOUR REPUTATION)*
Dunia ini kecil. Kita tak pernah menyangka, teman kita mengenal orang lain yang dalam lingkaran pertemanan kita. Ternyata hal ini terjadi dalam dunia bisnis. Everyone knows everyone.
Reputasi apa yang anda punya? Selalu bekerja cerdas, penuh inisiatif, selalu belajar, selalu sharing pengetahuan, mau membantu orang lain,… atau apa?
Jangan-jangan reputasi anda adalah, mau menang sendiri, gak mau bantu orang lain, pelit ilmu, pelit membantu? Sebelum melakukan process hiring, pasti ada yang namanya background/reference checking. Mereka akan menelpon atau menghubungi orang-orang yang dulunya pernah mengenal atau bekerja dengan anda. Di situlah pentingnya menjaga credibility atau reputasi kita semua, sejak dulu, sampai sekarang, dan sampai kapanpun.
**
Jadi ingat ya, sejak usia dini, di tengah karier, dan sampai kapanpun, perlunya menyeimbangkan dan mengembangkan hal-hal ini:
• *WHAT YOU KNOW (YOUR KNOWLEDGE)*
• *WHAT YOU CAN DO (YOUR SKILLS)*
• *WHO YOU KNOW (YOUR NETWORK)*
• *WHAT YOU HAVE (YOUR RESOURCES)*
• *WHAT OTHERS THINK OF YOU (YOUR REPUTATION)*
Salam Hangat
Pambudi Sunarsihanto
Tidak ada komentar:
Posting Komentar