Sabtu, 31 Desember 2022

RESOLUSI 2023


Mungkin ada yang sedang membuat resolusi tahun 2023 beli mobil dan rumah secara cash. Semoga tips ini bermanfaat. 

Strategi Beli Mobil dan Rumah dalam Waktu 6 Bulan. 

1. Cari mobil second yang mesinnya masih bagus. Karena bisa hemat sampai separo harga daripada beli baru.

2. Cari rumah gak harus di tengah kota. Cari yang sedikit minggir dari kota. Beda lokasi saja selisih harga bisa jauh banget, padahal jarak ke kotanya gak terlalu signifikan. 

3. Mulai perhitungkan. Misal, dapat mobil bekas seharga 100 juta. Dapat rumah seharga 200 juta. Total 300 juta. Dibagi 6 bulan, berarti kita butuh menabung 50 juta per bulan. 

4. Jika yang kita tabung 50 juta per bulan, maka kita butuh penghasilan minimal 60 juta. Karena ada biaya hidup sehari-hari, anggap 10 juta per bulan.

5. Tugas Anda selanjutnya tinggal berpikir, pekerjaan atau usaha apa agar bisa mendapatkan penghasilan minimal 60 juta per bulan. 

6. Kalau sudah menemukan usaha atau pekerjaan yang bisa menghasilkan 60 juta per bulan, tolong hubungi saya. Saya mau belajar dari Anda. Karena saya juga pingin. 

Demikian. Terima kasih 😀

salam berkah 

ILMU MAHAL NIH

Baik karena alasan diberhentikan, resign atas keinginan sendiri atau hal-hal lain yang menyebabkan dia berhenti, maka dia secara perjanjian, dilarang untuk membuka bisnis yang sama dalam waktu minimal 3 tahun. Setelah 3 tahun? Boleh
.
Mengapa poin ini kami sepakati dalam perjanjian, Ketika pertama kali kami sepakat untuk bekerjasama, dia jadi pegawai di tempat saya, alasan nya sederhana, karena saya tidak ingin mendidik competitor. 

Saya tidak ingin, tempat saya Cuma sekedar jadi Lembaga training membuat dimsum, yang Ketika dia sudah pintar, maka dia akan keluar kemudian membuka bisnis yang sama. Buka outlet nge jejerin tempat saya jualan, eaaaaa, lengkap sudah.
.
Kenapa setelah 3 tahun koq boleh? Karena menurut perhitungan kami, setelah 3 tahun ada banyak sekali hal yang berubah. Baik dari sisi marketnya, baik dari sisi teknologi cara kami membuat dimsum.

Baik dari cara penggajian, baik dari menu yang kami hadirkan, dan banyak hal lain, se pengalaman kami, yang kalo dia mencoba untuk masuk ke market yang sama, nanti nya bakalan berbeda. 

Bisa jadi tak seindah Ketika dia dulu bekerja di tempat saya atau malah sebaliknya. Karena dunia usaha tak semua sama dengan perhitungan di atas kertas.
.
Dan surat perjanjian ini, saya buat lengkap, setidaknya menurut saya. Mengatur hari libur, mengatur upah pembayaran, mengatur jam kerja, seragam yang dipakai, kompensasi terhadap lembur

Termasuk Ketika ada keluarga yang meninggal, pembayaran THR, tabungan untuk THR berapa besar setiap bulan, aktivitas kunci harian karyawan dan lain sebagainya. Bikin surat perjanjian ini gak nyontek kemana-mana, makanya mungkin nanti gak akan ditemui di tempat lain.
.
Detil? Setidaknya sudah sangat detil menurut kami. Karena kalo gak dibikin aturan detil, maka karyawan akan membuat aturan sendiri. 

Pernah ngerasain karyawan bikin aturan sendiri? Atau susah diatur? Barangkali karena kita emang belum atur hal tersebut di surat perjanjian kerja. Atau bahkan belum ada surat perjanjian kerja. Ya sudah kalo begitu. 
.
Dan surat perjanjian Kerjasama antara kami sebagai pemilik perusahaan dan karyawan sebagai pegawai, masuk ke dalam salah satu yang kami berikan Ketika ada bapak/ibu, yang mengambil paket pelatihan membangun pabrik dimsum, walau dimulai skala rumahan saja. 

Toh, saya juga mulai dengan peralatan nol besar. Cuma modal ember satu dan kukusan satu. Tapi alhamdulillah banyak yang berubah setelah kami jalani bisnis ini.
.
Trus apa takut persaingan? Tentu tidak. Bahkan beberapa alumni karyawan kami, yg mengerti adab dan kode etik, malah hari ini jadi supplier kami. Mereka jadi bagian dari kami.
.
Bukan tidak mau mengajari, tapi kalo emang beneran mau belajar, bukan dg cara mencuri ilmu. Sini, sini, sekalian belajar. 30 SOP membangun bisnis, malah kami ajarkan secara paripurna. Ada keridhoan kami dalam mengajari.
.
Takut di duplikat? Setiap perusahaan, punya aturan ttg rahasia dagang, baik usaha sejenis, formula, bahan baku, resep dll. Klo belum tau hal itu, mgkn belajar dulu aja 😁😁
.
Koq berbayar sih? Lha, itu, untuk pelajaran sekolah dari SD-SMP-SMA-kuliah, yang gak terpakai di kehidupan nyata aja kita bayar koq. Coba, mana diantara kita yang berjualan dimsum, pake pelajaran trigonometri, astronomi, sejarah kerajaan-kerajaan, penjaskes dll? 

Lha ini, buat ilmu yang langsung dipake buat kehidupan, koq mau nya gratis. Mungkin main mu kurang jauh, hehehe. Cuma ada beberapa slot saja yah. See you

Mas, bolehkah kalo di tempat saya, karyawan yg keluar bikin bisnis yang sejenis dan jualan nya jejerin tempat saya? Boleh aja. Silakan. Bisnis bisnis anda, bebas. Kebijakan anda yg menentukan

Aditya Nugroho
bit.ly/YukCurhatBisnis 
Akademi Pengusaha

KARAKTER PEMBELI

.
Karakter Pembeli Berdasarkan Platform yang di gunakan menurut saya:
.
👉 FB & IG : Suka di Layani (Tanya-tanya lewat WA)
👉 TIKTOK : Lihat, Pantengin, Cocok, Tertarik langsung ambil keputusan Checkout (Live Streaming)
👉 Marketplace (SP, LZ, TP, BL) : Banding Harga, Ongkir, Promo (Total Bayarnya berapa)
.
Sependapat atau Tidak Gak penting... 😅
Yang penting Kalau kamu tahu karakternya, kamu akan tahu Bagaimana cara jualnya... 😘
.
.
#DigitalPlatform
#PerilakuPembeli

Kamis, 29 Desember 2022

Didalam ilmu marketing untuk meningkatkan Conversion rate (jumlah closing)ada tiga jurus:

SENSASIONAL OVER 
SCARCITY
URGENSI

SENSASIONAL over adalah penawaran yang sulit ditolak
Scarcity adalah membuat ketakutan
Urgensi adalah harus segera bertindak

Seperti dalam jurus marketing
Ternyata dalam ibadah pun ilmu marketing ini diterapkan oleh Allah...
Contohnya Barang siapa sholat di Masjidil haram maka pahalanya akan dilipatgandakan seperti sholat seratus ribu kali

Barang siapa yang sholat di masjid Nabawi maka pahalanya akan dilipatgandakan sepuluh ribu kali

Barang siapa yang beribadah pada bulan Ramadhan tepatnya pada malam Lailatul Qadar maka pahalanya sama seperti lebih dari seribu bulan.

Barang siapa...yang membangun masjid maka Allah akan membangunkan istana di syurga

Barang siapa...
Dan masih banyak.lagi Hal hal yang membuat kita harus segera take action untuk melakukan kebaikan kebaikan.

Semoga bermanfaat
Ali sarbani

Senin, 26 Desember 2022

COBA DIPIKIR LAGI...



Jangan marah jika ada orang yang mendatangi kita hanya di saat mereka membutuhkan bantuan.
Jangan marah jika orang-orang hanya mendekat kepada kita di saat kita punya kenikmatan dan kelebihan dalam harta.
.
Dan begitu kebutuhan mereka selesai dan kita sedang lemah.. mereka tak lagi datang dan mendekat. Jangan marah..
.
Jangan marah jika kita hanya diingat oleh orang lain saat mereka perlu saja.. jangan marah.
Jangan marah jika mereka datang hanya di saat membutuhkan pertolongan.
.
Bukankah kita juga sering begitu kepada Alloh?
Bangun setiap malam mengetuk langit dengan doa yang panjang dan tersedu selepas tahajud di saat ada masalah besar di depan mata??
.
Berdoa sedemikian lama dan khusyuk di saat esok harus ada solusi??
Bukankah kita juga sedekah terus-terusan saat merasa butuh keajaiban dan percepatan solusi atas permasalahan yang kian mendesak?
.
Dan begitu hadir sedikit kelonggaran karena izin Alloh..
Tahajud pun melonggar, doa pun kembali jarang.. Dan sedekah pun kembali kadang-kadang.
.
Jangan marah jika orang memperlakukanmu seperti itu, padahal kita juga begitu.. bahkan kepada Alloh.
Jadi.. dipikir lagi saja.
.
Jangan-jangan.. hilangnya orang yang kemarin ketika butuh nempel-nempel ke kita, dan sekarang tak nampak lagi batang hidungnya.. itu sebenarnya adalah cermin dari diri sendiri atas sikap kepada Alloh Ta'ala..
.
Bedanya.. kita sering kecewa di saat ditinggalkan dan menaruh dendam.
Tapi Alloh selalu terus mengharap kita untuk kembali.. meski berulang kali pergi jika kebutuhan telah terpenuhi.
.
.

Kamis, 22 Desember 2022

Sebuah artikel menarik dari mas Aditya Nugroho yang pantas untuk di renungkan

Orang Yang Sevisi
.
.
.
Dulu sy heran, kenapa sih yang nama orang, koq disamakan sama radio. Katanya "frekuensi nya kudu sama...klo frekuensi ga sama nanti begini dan begitu" radio kaliiiii... Ahahahaha

Tapi, istilah se frekuensi yg dipakai utk menyamakan sesuatu yg bernama visi, mindset, pola berpikir dan lain sebagainya, nampaknya memang pas. 

Kadang ketika kita bertemu orang baru yg sefrekuensi, dg mudah kita akan bisa akrab. Bercerita ini dan itu dg gambaran masa depan yg sama, sangat menyenangkan sekali.

Tapi ketika kita bertemu teman kita, ataua bahkan mungkin kerabat dekat kita, yg sudah lama kita kenal, tapi tidak se frekuensi maka kadang obrolan gak akan bertahan lama.

Di bisnis, penting gak sih kita memiliki tim yg sevisi dg kita?

Jawabannya penting bgt. Kita sbg Business owner, wajib memiliki tim yg satu visi. Ibarat permainan sepak bola, 11 orang di tim kita punya tujuan masing2 ya repot. Kita pengen goal-in ke gawang lawan, tim kita ada yg ga memiliki niat yg sama.

Dari 11 orang di tim kita, cuma kita yg nafsu buat nge-goalin ke gawang lawan, ya ga akan bisa. Jadi kayak kita 1 lawan 11 orang di tim musuh. Hadeeuuuhhh.. Berat euy..

Bukan team itu singkatan dari together everyone achieve more? Atau bahkan, together everyone achieve miracle? Iya kan? Keren abizzz bukan?

 So sebenernya setiap org yg telah kita seleksi di awal memiliki frekuensi yg sama dg kita, memiliki kemampuan yg kita butuhkan, memiliki potongan puzzle bolong kita, memiliki kemampuan mumpuni di bidang yg kita bisa support.

Maka ini sih namanya "para mastah berkumpul dan bergerombol membuat satu sinergi"
Nguwerrriiiii...

Inilah esensi dari tim. Sekumpulan orang yang berkumpul dan saling bekerjasama, memiliki visi yg sama, memiliki kompetensi yg saling mendukung dalam mencapai goals.

Weleh3x, udh kayak pelajaran aja ini. Diapalin ya anak2 besok ujian, wkwkwk. Tim kita haruslah begini. Mungkin di awal, dg belum berpengetahuan nya kita, kita masih menerima orang yang "salah" dan numpang hidup di bisnis kita. It's okay. Gpp.

 Tambal sulam itu hal yg wajar buat nyubi. Selanjutnya ketika kita udh mulai paham cara cari orang, yg kita cari bukan orang nganggur. Tapi malah justru orang sibuk.

So far, orang nganggur itu, identik dg dipecat, kerja ga bener jadi dikeluarin, dll. Makanya cari org sibuk aja, krn dia pasti kepake. Hehehe.

 Kecuali emang nganggur krn prinsip di internet marketer, yaudah. Itu orang emang kepake ilmunya.
Siap cari tim? Dan jadi tim terbaik.

Aditya Nugroho
Akademi Pengusaha

Selasa, 20 Desember 2022

MENANGISLAH SEKARANG


Pesan KH. HASAN ABDULLAH SAHAL, pimpinan pondok gontor untuk para orangtua yang melepas putra-putrinya untuk menuntut ilmu.

"Kalau mau punya anak bermental kuat, orangtua-nya harus lebih kuat, punya anak itu jangan hanya sekedar sholeh tapi juga bermanfaat untuk umat, orangtua harus berjuang lebih ikhlas.. ikhlas.. ikhlas".

Anak-anak mu di pondok pesantren gak akan mati karena kelaparan, gak akan bodoh karena gak ikut les ini dan itu, gak akan terbelakang karena gak pegang "gadget". Insya Allah Anakmu akan dijaga langsung oleh Allah karena sebagaimana janji Allah yang akan menjaga Alqur'an..yakin.. yakin..dan harus yakin.

Lebih baik kamu menangis karena berpisah SEMENTARA dengan anakmu untuk menuntut ilmu agama, dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo.." (kalau sudah tua menangis karean anak2 kamu lalai thdp urusan akhirat....kebanyakan memikirkan urusan dunia, berebut harta, pamer rupa wajah...lupa surga)

“Jadi wali santri itu harus punya 5 sifat dan sikap, yaitu T.I.T.I.P."
 
1.Tega
Harus tega… harus tega… harus tega… harus percaya kalau di pesantren anakmu itu dididik bukan dibuang. Harus tega, karena pesantren adalah medan pendidikan dan perjuangan…

2.Ikhlas
Harus ikhlas…harus sadar kalau anakmu itu tidak akan dibiarkan terlantar… harus ikhlas anakmu dididik, dilatih, ditempa, diurus, ditugaskan, disuruh hafalan, dan sebagainya… kalau merasa anakmu dibuat nda senyaman hidup dirumah… ambil anakmu serkarang juga..!

3.Tawakkal
Setelah itu serahkan sama Allah. Berdoalah! Karena pesantren bukan tukang sulap, yang bisa merubah begitu saja santri-santrinya… maka berdoalah…

4.Ikhtiar
Dana dan do'a. Ini adalah kewajiban. Amanat.

5.Percaya
Percayalah bahwa anak kalian ini dibina, betul-betul DIBINA. Apa yang mereka dapatkan disini adalah bentuk pembinaan. Jadi kalau melihat anak-anakmu diperlakukan bagaimanapun, percayalah itu adalah bentuk pembinaan. Itu adalah pendidikan.

Jadi, jangan SALAH PAHAM !
Jangan SALAH SIKAP !
Jangan SALAH PERSEPSI !

Mereka itu beribadah dengan menuntut ilmu
Mereka selalu diajarkan untuk mendoakan ibu-bapaknya.
Mereka pergi untuk kembali.
Bertemulah jarang-jarang agar CINTA makin berkembang.


#salamberkah 
#ashpro.berkah 

Kamis, 17 November 2022

SURAT CINTA UNTUK ANAKKU

Anakku...
Bila aku tua,
andai aku jatuhkan gelas atau terlepas piring dari genggamanku, Aku berharap kamu tidak menjerit marah kepadaku,
karena tenaga orang tua sepertiku semakin tidak kuat, badanku pun sakit-sakit.
Pandangan mataku semakin kabur. Kamu harus mengerti dan bersabar denganku.
💌
Anakku
Bila aku tua,
andai tutur kataku lambat/pelan dan aku tidak mampu mendengar apa yang kamu katakan, Aku berharap kamu tidak menjerit padaku,
"Ibu tuli kah ?",
"Ibu bisu kah?"
Aku minta maaf anakku.
Aku semakin MENUA...
💌
Anakku...
Bila aku tua,
andai aku selalu saja bertanya tentang hal yang sama berulang-ulang, Aku berharap kamu tetap sabar mendengar dan melayaniku, seperti aku sabar menjawab semua pertanyaanmu saat kamu kecil dulu, semua itu adalah sebagian dari proses MENUA.
Kamu akan mengerti nanti bila kamu semakin tua.
💌
Anakku...
Bila aku tua..
andai aku berbau busuk, amis dan kotor,
Aku berharap kamu tidak tutup hidung atau muntah di depanku, dan tidak menjerit menyuruh aku mandi.
Badan aku lemah, Aku tidak ada tenaga untuk melakukan semua itu sendiri.
Mandikanlah aku seperti aku memandikanmu semasa kamu kecil dulu.
💌
Anakku...
Bila aku tua, seandainya aku sakit, temanilah aku, aku ingin anakku berada bersamaku, dan ketika waktu kematianku sudah tiba, aku berharap kamu akan memegang tanganku dan memberi kekuatan untuk aku menghadapi kematianku.
Jangan cemas,
jangan menangis,
hadapi dengan iman.
Aku berjanji padamu,
bila aku bertemu Allah,
Aku akan berbisik kepadaNya supaya senantiasa memberkati dan merahmati kamu karana kamu sangat mencintai dan taat padaku.
Terima kasih banyak karena mencintaiku...
terima kasih banyak kerana telah menjagaku... Aku mencintai kamu lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri..
💌

Sabtu, 12 November 2022

Menyederhanakan Pikir, Hadapi 2023

A’udzubillahi minasysyaithanirrajim 

Bismillahirrahmanirrahim 

Seringkali yang sulit itu bukan tantangan hidupnya. Namun cara pikir kitalah yang njlimet.

Menyederhanakan pikir tidak bermakna memudah-mudahkan urusan/perkara.

Seperti misal resiko krisis 2023 yang (mungkin/akan) terjadi. 
Terjadinya saja belum tentu. 
Namun jika terjadi, berarti toh atas izinNya saja terjadi. 

Beberapa tips ringan ini, semoga bermanfaat:

1. Pakai AKAL untuk pikirkan rencana dan strategi sebagai BEKAL. 
(Yakini ini sebagai kewajiban kita sebagai hambaNya)

2. IKHTIAR eksekusi terbaik, lakukan dengan baik sampai KELAR. 
(Ikhtiar sebagai kewajiban, bukan penentu keberhasilan).

3. SILATURAHIM persering, agar rezeki melimpah tidak MENGERING. 
(Sabda Nabi pasti benar, bukan lagi mungkin benar).

4. YAKIN akan ketetapan Allah pasti terbaik, sebab semua skenario terbaikNya buat kita, amatlah MUNGKIN. 

5. Jangan percaya solusi sebab kita PINTAR, sebab hanya petunjukNya yang pasti BENAR. 

6. Pahami FIKIH agar tidak salah memutuskan/ membuat jalan keluar, meski mungkin kondisi TERTATIH. 

7. Baca SIRAH Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, agar hati/pikiran selalu CERAH.

8. Banyak minta petunjuk ke AL QURAN, agar tidak kebanyakan HERAN. 

9. Minta nasihat guru/orang SHALIH yang tulus, inSyaAllah Allah ilhamkan melaluinya petunjuk yang SHAHIH. 
10. Buang EGO jauh-jauh, sebab egois hanya bikin kita (nampak) BEGO. 

11. Lunasi HUTANG konsumtif apalagi yang berbasis bunga. Kondisi kayak sekarang, hutang jenis ini makin bikin hidup kita TIMPANG. 

12. Tahan INGIN dengan kepala DINGIN, kumpulkan lebih banyak uang DINGIN. 

13. Jualin ASET yang iddle/tidak produktif, jika bisa geser ke tempat lain yang SAT SET SAT SET.

14. Ingat, rezeki kita tidak akan TERTUKAR, apalagi hidup kita belum KELAR. 

15. Maka, meski yang ngomong 2023 kehidupan akan sulit menurut PAKAR, janganlah bikin hidup kita ini makin SUKAR.

Jalani saja, ikhtiar terbaik plus doa terbaik, minta pertolonganNya selalu, lakukan kebaikan-kebaikan sebanyak-banyaknya, bismillah semoga kita semua baik-baik saja. 
InsyaaAllah 😊🙏🏻

Ini hanya tips ringan. 

Saran yang berat-berat dan serius biar bagian para konsultan dan guru-guru hebat..

Semoga bermanfaat 😊

Wallahu a’lam, 

Riza Zacharias

Rabu, 09 November 2022

Sharing dari Senior Group PPMI


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

*5 AYAT MOTIVASI KEHIDUPAN*

*1. Anda Dapat Berubah, Jika Anda Mau Mengubah Diri Anda 😗

ِإِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِ مِن وَالٍ (11) 

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri,” (QS. Ar-Ra’d:11).

*2. Ada kebaikan di balik yg tidak kita sukai 😗

وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ (216)

"Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui,“ (QS. Al-Baqarah: 216). 

*3. Anda Pasti Sanggup 😗

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا ۚ َ (286)
 
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya,” (QS. Al-Baqarah: 286) 

*4. Ada Kemudahan bersama Kesulitan 😗

فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (5) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (6)

“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan,” (QS. Al-Insyirah: 5-6) 

*5. Takwa & Tawakallah 😗

ِ وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا (2) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ قَدْ جَعَلَ اللَّهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا (3)
 
“Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rezeki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya,” (QS. Ath-Thalaq: 2-3). 

Mari bangun sholat tahajud dan berdoa Semoga semua yg di group ini selamat dunia akhirat nya sucses dunia akhirat nya dan di mudahkan semua urusan nya.aamiin

Salam Berkah 

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT SERTIPIKAT TANAH MURAH TANPA PAKAI NOTARIS..



Banyak orang berkata membuat sertipikat tanah itu ribet, susah menghabiskan jutaan rupiah dan lama . . . !!!
Sudah menjadi mainset atau kebiasaan di masyarakat, bahwa membuat sertipikat tanah itu harus lewat notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya.

Padahal sudah banyak kasus orang membuat sertipikat tanah mempercayakan kepada notaris selain biayanya mahal, juga lama sekali jadinya sertipikat dari berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

Aslinya membuat sertipikat tanah maju urus sendiri tanpa pakai Notaris, itu bisa sangat mudah dan biaya juga sangat murah.
Jika anda disibukkan oleh faktor pekerjaan, dagang, bisnis dan lainnya yang membuat waktu anda tidak memungkinkan untuk membuat sertipikat tanah maju sendiri.

Berikan kuasa kepada saudara anda atau tetangga anda yang masih menganggur atau orang yang menurut anda bisa dipercaya untuk mendaftarkan sertipikat tanah anda.

Kemudian datanglah ke kantor BPN untuk menanyakan persyaratan pendaftaran, biaya dan waktu selesainya sertipikat tanah sesuai dengan riwayat tanah yang akan anda buatkan sertipikat.

Riwayat sertipikat tanah itu macam-macem yaitu pembuatan sertipikat baru, balik nama waris, hibah, jual beli, sertipikat hilang dan lainnya.
Kemudian jika sudah datang ke Bagian Pendaftaran BPN dan masyarakat yang akan mendaftar maju sendiri ditolak dan diarahkan harus pakai atau melalui notaris.

Maka bisa diduga oknum pegawai BPN itu bermain dengan oknum Notaris dalam bisnis pendaftaran sertipikat tanah.

Sebab tidak ada dasar hukum dan melanggar hukum jika pegawai BPN menolak masyarakat maju sendiri mendaftar sertipikat tanah.

Dan tak usah bingung ketika ketemu kasus seperti itu, di google banyak sekali informasi tentang syarat-syarat berkas yang dibutuhkan untuk pendaftaran sertipikat tanah, dan tinggal ketik di pencarian sesuai riwayat tanah anda maka akan terbuka banyak informasi.

■ Berapa sih biaya pembuatan sertipikat tanah di BPN ketika diurus sendiri ?
1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertipikat = Rp. 800.000an
2. Pecah atau Split = Rp. 400.000an
3. Balik nama = Rp. 300.000an
4. Pecah dan Balik Nama = Rp. 800.000an
5. Dan lain-lainnya.
Dasar hukum :
(Peraturan Pemerintah No 128 Tahun 2015)
■ Berapa sih waktu pembuatan sertipikat tanah di BPN ?
1. Pendaftaran awal dari Letter C ke Sertifikat = 98 hari
2. Pecah atau Split = 15 hari
3. Balik Nama = 5 hari
4. Dan lain-lainnya.

Dasar hukum :
(Peraturan Kepala Badan Pertanahan Nasional No. 1 Tahun 2010)
Dan apa sih yang membuat mahal dalam pembuatan sertipikat tanah itu?

Yang membuat mahal adalah urusan melengkapi berkas persyaratan dari mulai mengurus surat di Desa, Kecamatan dan Dinas dan pembuatan Akta di PPATS (Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara) atau PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) swasta atau non pemerintah.
Biaya pengurusan berkas persyaratan bisa menghabiskan biaya dari Rp. 500.000 sampai 2 juta.

Baik untuk biaya bolak-balik mengeluarkan bensin, makan, rokok, membayar kebutuhan berkas sesuai peraturan yang harus dibayar.
Kadang juga banyak oknum-oknum baik perangkat desa, camat dan lainnya yang meminta uang tips untuk diuruskan berkas persyaratannya dari uang rokok Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000.

Belum lagi jika harus ada berkas persyaratan yang diurus di PPATS di Kecamatan atau PPAT yaitu pembuatan Akta baik Akta Jual Beli, Hibah dan Waris.

Banyak kasus di Kecamatan ketika masyarakat ingin membuat Akta di PPATS itu harus membayar mahal sampai berjuta-juta.

Jika menemukan kasus seperti itu maka mintalah bukti pembayaran (Kuitansi), pasti mereka tidak akan berani memberikan bukti pembayaran tersebut.
Itu artinya mereka mau menipu dan memeras masyarakat, karena aslinya itu sangat murah tidak sampai berjuta-juta.

Dan ingat selain membuat Akta di PPATS Kecamatan, yaitu membuat Akta di PPAT, maka anda akan datang ke kantor PPAT yang biasanya menemukan plang bertuliskan PPAT / Notaris, artinya PPAT itu merangkap sebagai Notaris.

Ketika sudah datang ke kantor cukup minta dibuatkan akta saja, tidak perlu dipasrahkan atau percayakan kepada Notaris untuk diurus membuat sertipikat tanah sampai jadi dengan biaya mahal dan lama jadinya hingga bertahun-tahun.

Sebab urusan sertipikat tanah itu yang dibutuhkan hanya dengan PPAT yaitu membuat Akta dan tidak membutuhkan notaris sama sekali.
PPAT dan Notaris itu berbeda, dan Notaris itu tidak ada urusan sama sekali dengan kebutuhan persyaratan pendaftaran sertipikat tanah.

Benarkah membuat Akta di PPAT itu mahal sampai berjuta-juta ?
Sangat tidak benar sama sekali, biaya pembuatan Akta bisa dari 500.000 sampai 2 juta bahkan lebih tergantung nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.
Dan biaya yang harus dikeluarkan untuk membuat akta di PPAT adalah 1% dari nilai transaksi tanah yang tercantum dalam akta.

Contoh :
Nilai transaksi jual beli tanah adalah Rp. 200 juta, maka biaya pembuatan Akta di PPAT adalah Rp. 2 juta.
Hitungan :
1 / 100 x 200.000.000 = 2 juta.

Semakin murah nilai transaksi tanah, maka semakin murah biaya pembuatan Akta, begitu juga sebaliknya semakin mahal nilai transaksi tanah maka semakin mahal biaya pembuatan Akta di PPAT.
Dan bukti pembayaran untuk pembuatan akta harus diminta, jika ternyata tidak sesuai peraturan yaitu 1% dari nilai transaksi yang tercantum dalam akta, maka bisa dilaporkan oknum PPAT yang berusaha menipu dan memeras masyarakat.

Dasar Hukum :
(Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2016)
Setelah Akta di PPAT selesai, ada biaya lain yang harus dikeluarkan yaitu pajak, yang bisa menghabiskan biaya berjuta-juta.
Saat Pajak sudah ditaksir oleh PPAT berapa yang harus dibayarkan, maka mintalah bukti pembayaran pajak yang harus dibayarkan (Brilling) dan bayarlah sendiri pajaknya ke bank atau kantor Pos.

Jika sudah mendatangi kantor PPAT dan menanyakan masalah biaya membuat Akta itu tidak sesuai peraturan dan bukti pajaknya tidak mau diberikan ke masyarakat untuk dibayarkan sendiri.
Atau juga jika anda ingin membuat Akta dan kemudian ditolak karena tidak mau sebatas membuat Akta saja.

Tapi pendaftaran sertipikat tanah semuanya harus diurus oleh Notaris dengan biaya mahal dan lama jadinya sampai bertahun-tahun, itu jelas melanggar hukum dan memaksa masyarakat.

Maka carilah PPAT lainnya di daerah anda yang masih murah dan jujur dalam memberikan pelayanan kepada anda sesuai dengan aturan biaya pembuatan Akta dan urusan Pajak kepada masyarakat.

Sebab masih banyak PPAT di daerah yang jujur dan terbuka dan melayani anda dengan baik apa adanya kepada masyarakat.
Setelah urusan Akta dan Pajak di PPAT selesai dan semua urusan berkas persyaratan lainnya juga sudah lengkap diurus.

Datanglah kembali ke kantor BPN untuk mendaftarkan sertipikat tanah.
Jika membuat sertipikat tanah dipasrahkan ke notaris, maka anda tidak memegang bukti tanda terima pendaftaran sertifikat dan SURAT PERINTAH SETOR dari BPN.
Jadi ketika sertipikat lama sekali jadinya, padahal sudah bayar mahal, maka anda hanya bisa pasrah menunggu ketidakjelasan atau ketidakpastian dari Notaris.

Berbeda jika anda mendaftarkan sertipikat tanah maju sendiri ke BPN, maka akan menerima tanda bukti pendaftaran dan tanda bukti SURAT PERINTAH SETOR yang tercantum biaya pembuatan sertipikat tanah yang ternyata sangat murah.

SURAT PERINTAH SETOR adalah bukti yang tidak akan pernah diberikan kepada masyarakat, dan akan disembunyikan atau dirahasiakan.
Sebab jika masyarakat tahu SURAT PERINTAH SETOR, maka akan terbongkar biaya asli yang sangat murah, sedangkan biaya pembuatan sertipikat tanah ketika masyarakat mempercayakan ke Notaris itu sangat mahal.

Kemudian setelah mendaftarkan sertipikat tanah di BPN dan pelayanan di BPN buruk dan lama diproses jadinya sertipikat tanah tidak sesuai standar pelayanan waktu dan biaya, maka bisa dilaporkan tentang buruknya pelayanan BPN ke Menteri Agraria dan ditembuskan ke Ombudsman Republik Indonesia.

Demikian sedikit uraian dari saya tentang langkah-langkah yang harus dilakukan saat akan mendaftarkan sertipikat tanah.
Yuuuuuk buat sertipikat tanah dan buktikan sendiri murahnya . . . !!!
Terimakasih dan salam

Salam Berkah 

Selasa, 20 September 2022

Evolusi Wisdom: Mengapa Pedagang yang Sepi Tak Harus Selalu Dikasihani.


Lagi duduk-duduk memandangi sawah, menikmati matahari sore, tiba-tiba terdengar loudspeaker pedagang keliling. Saya pasang telinga. Tahu bulat kah? 

Makin dekat, saya baru dengar jelas. “Servis AC! Remot TV! Jam tangan!”

Unik nih. Pikir saya. Saya baru tahu ada penjaja servis keliling seperti itu. Saya lalu menyadari perubahan respon saya saat melihat pedagang-pedagang kecil seperti itu. 

Ada masanya saya melihat pedagang kecil seperti itu cuma bisa kasihan. Lalu, setelah punya ilmu jualan, melihat mereka rasa-rasanya saya pengen ngasih ilmu marketing. Biar dagangannya laris. 

Setelah punya duit, mikirnya beda lagi. Udahlah ga usah diajarin. Langsung dilarisin! 

Toh, dikasih ilmu belum tentu paham. Toh, bagi mereka, ilmu ga bisa langsung dimakan. 

Toh, bagi banyak orang, ilmu kita baru didengarkan kalo mereka sudah kita kasih uang. "Buktikan dulu kamu mampu, baru kuikuti kata-katamu."

Dan sekarang? Beda lagi. 

Kita mulai dari masa-masa awal.

Waktu kecil, rasa memelas lebih kuat. Melihat bakul yang kesepian itu, saya sering ga tega. 

Mereka berteriak-teriak menjajakan dagangan hanya untuk diabaikan. Mereka panas-panasan. Hujan-hujanan. Untuk hasil yang tak seberapa. Sedangkan saya? Cukup beruntung tak perlu sesusah itu untuk hidup senikmat ini. 

Pada masa itu, sering muncul rasa iba. Kasihan.

Padahal, kalo dipikir-pikir, kenapa harus kasihan? Maksud saya, bukannya ga boleh iba. Bukannya ga boleh bantu. 

Melainkan, kenapa kita muncul rasa kasihan? Kenapa saya mengasihani mereka?

Karena saya merasa lebih kaya dari mereka? Lebih beruntung dari mereka? Karena mereka harus berjerih payah untuk sesuatu yang saya dapatkan dengan mudah?

Saya ini sedang mengasihi, atau malah tinggi hati? 
Tidakkah merasa mampu menolong, itu dekat dengan sombong? 

Akhirnya, saat remaja, cara pandang saya berubah. 

Mereka ini bekerja. Berdagang. Halal. 
Mereka ini mulia. Mereka ini menjaga 'izzah. Mereka ini berjihad. 
Mereka makan dari keringat sendiri. 

Soal makan dari keringat sendiri ini, saya teringat kisah Nabi Daud AS yang dinukil dalam kitab Al Kasbu karya Imam Asy-Syaibani. Salah satu guru Imam Asy-Syafi'i. 

Suatu hari, Nabi Daud AS "blusukan" untuk melakukan "Survey persepsi publik". Ditanyainya salah seorang pemuda. "Katakan pendapatmu tentang Raja Daud."

Si pemuda menjawab,"Daud adalah hamba yang baik. Hanya satu kekurangannya."

"Apa itu?"

"Dia masih makan dari baitul mal kaum muslim. Padahal, Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang makan dari ketrampilan tangannya sendiri."

Nabi Daud as berlari pulang ke mihrabnya. Menangis tersedu. Seraya berdoa,"Ya Allah, ajarilah aku keterampilan hingga aku tidak makan dari baitul muslimin."

Kemudian, Allah ilhamkan kemampuan membuat baju besi. Allah lenturkan besi hingga di tangan Nabi Daud as, besi itu lunak seperti adonan tepung. Sejak itulah, Nabi Daud dan keluarganya hidup dari hasil penjualan baju besi.

Kembali ke sosok pedagang yang kesepian itu. 

Biasanya, kita mendapati mereka di lampu merah, trotoar, atau pelosok kampung.

Saya-versi-remaja membayangkan. Seandainya Rasulullah SAW datang ke hadapan kami. Saya yakin. Para pedagang dan pekerja keras itulah yang akan dipeluk Rasul. Bahkan, dicium tangannya. Bukan saya, yang hanya memandangi mereka dari dalam mobil atau teras rumah.

Sejak itu, saya tidak mengasihani mereka. Saya hormat.

Saya tak lagi membeli karena kasihan. Karena bisa jadi, sayalah yang perlu dikasihani. Saya-remaja yang hidup nyaman itu, bisa jadi malah terhina. Karena tidak mengenal arti kerja keras. Sejak saat itu, saya membeli karena hormat.

Beranjak SMA dan kuliah, cara pandang saya berubah lagi. 

Masa itu adalah masa awal saya (merasa) ngerti “ilmu” marketing. Tidak jarang saya melihat fenomena itu dengan kaca mata sok tahu. “Haduh. Gimana mau laku? Positioningnya ga jelas! Ga pake copywriting. Cara jualannya pun membosankan. Harusnya yang unik dong. Biar viral!”

Ga cuma pedagang kecil. Kadang masuk restoran atau toko yang terlihat bonafide pun, sifat “kritikus marketing” saya keluar.
Kalo Bondan Winarno mengomentari makanan, saya mengomentari cara menjual makanannya.

 “Wah, harusnya desain menunya diganti nih. Ga sesuai ilmu psikologi marketing!”, 
“Wah, harusnya wastafel ditaruh di situ tuh! Biar flow pembeli lebih enak!” 
Dan banyak lagi lainnya.

Kalo kelewatan, sok tahu saya bablas jadi meremehkan. “Duh, jual gitu aja ga laku. Makanya, pake ilmu!”

Kadang, sikap sok tahu ini masih berlanjut. Dan celakanya, jebakan hatinya lebih halus. Karena dikemas seolah rendah hati. 

Dengan merasa lebih bijaksana, saya sering membatin. “Inilah pentingnya ilmu. Inilah pentingnya tholabul ‘ilmi. Pentingnya belajar. Kita jadi tahu ilmu-ilmu yang bermanfaat. Kita jadi tahu cara menjemput rezeki yang lebih baik.”

Padahal, itu hanya cara halus untuk berkata,"Makanya, belajar dong! Jangan goblok! Nih, yang pinter kayak gue!"

Seiring berjalannya waktu, saya menyadari. 

Pertama, tidak semua penjual, mau diajarin cara jualan. Tidak hanya sekali dua kali saya memberi saran ke mereka. Mengubah copywritingnya. Mengubah intonasinya. Intinya: supaya jualan pake ilmu. Insya Allah, lebih laku.

Nyatanya, tidak semua menerima. Ada yang karena tidak paham. Ada yang paham tapi memang enggan mempraktekkan. 

Ada yang sudah ingin praktek, tapi terkendala SOP dan aturan. Atau yang klasik: Dana.

Kedua, ini yang berat saya terima: Ternyata, tidak semua ilmu marketing itu works! 

Ini tamparan keras bagi saya yang sempat menganggap ilmu marketing adalah solusi semua masalah. 

Saya pernah mencoba eksperimen jualan keliling. Pake ilmu marketing. Ya, zonk juga ternyata. Pernah juga bantu temen jualin produknya, dengan ‘teori’ yang ‘harusnya’ berhasil. Hasilnya? Ga sesuai ekspektasi juga ternyata.

Mungkin, ini rencana Allah menghancurkan berhala di hati saya. Berhala ilmu. Karena bisa jadi, tanpa sadar, saya telah menuhankan ilmu. Dan bukannya Sang Pemilik Ilmu.

Di masa itu, saya lebih sering duduk bersandar dan mendongak. Mencari inspirasi. Lupa untuk bersujud dan tertunduk. Menyerah untuk dialiri inspirasi, langsung dari pemiliknya.

Kembali ke penjaja servis keliling tadi. 

Sekarang saya sudah jadi bapak. Cara pandang saya berubah lagi. 

Melihat bapak-bapak penjaja keliling, saya tidak lagi sibuk mengomentari caranya jualan. Saya tidak lagi memaksa diri memborong dagangannya karena kasihan. (Karena banyak yang tersinggung kalau diborong, dibeli karena kasihan. Atau sebaliknya-- ada yg 'ngelunjak' mengeksploitasi rasa kasihan saya)

Kini, saya melihatnya sebagai bapak. Yang berjuang keras. Untuk keluarganya di rumah. 

Dan untuk itu, saya sangat menghormatinya.
Dan mendoakannya.

Teruntuk bapak, ibu, kakak, adik para penjemput rezeki, teruslah bersemangat. Karena di dunia ini, ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh solat, sedekah, bahkan haji sekalipun! Di antara perbuatan dosa, ada yang hanya bisa dihapus oleh keseriusan bekerja.

Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa pada malam hari merasakan kelelahan karena bekerja pada siang hari, maka pada malam itu ia diampuni Allah.”

Selanjutnya, “Barang siapa yang di waktu sorenya merasakan kelelahan karena bekerja, berkarya dengan tangannya, maka di waktu sore itu pulalah terampuni dosanya.”

Bersyukurlah bila hari ini kita pulang dalam keadaan lelah. Bersyukurlah bila hari ini kita masih diberi kesempatan berkarya.

Semoga semua yang membaca tulisan ini, Allah ampuni dosa-dosanya. Allah lapangkan rezekinya. Amin.


Salam Berkah

Minggu, 04 September 2022

10 SUNNAH NABI DALAM KESEHARIAN



1. Tahajjud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada tahajjudnya. Insya Allah doa mudah termakbul dan kita semakin dekat kepada Allah.

"Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji" (Qs. 17 ayat 79).

2. Membaca Al-Qur’an setiap hari. Sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat.

"Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah yang beriman kepadanya. Dan barangsiapa ingkar kepadanya, mereka itulah orang-orang yang rugi" (Qs. 2 ayat 121).

3. Dzikir setelah sholat. 

"Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah salat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca laa ilaha illallah laa syarika lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa 'ala kulli syai'in qadir, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan'" (HR. Malik).

4. Menjaga Shalat Sunnah Rawatib.

"Barangsiapa menjaga dalam mengerjakan shalat sunnah dua belas rakaat, maka Allah akan membangunkan rumah untuknya di surga, yaitu empat rakaat sebelum zhuhur, dua rakaat setelah zhuhur, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya dan dua rakaat sebelum subuh" (HR. Tirmidzi).

5. Dzikir Pagi dan Petang (al Ma'tsurat). 

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai” (Qs. 7 ayat 205).

6. Jangan tinggalkan masjid.  Karena ganjarannya surga bagi orang (pemuda) yang hatinya terpaut dengan masjid. 

"Ada tujuh golongan manusia yang nanti akan dinaungi Allah dalam naungan ‘arasy-Nya pada hari yang tiada naungan selain naungan Allah, yaitu... seseorang yang hatinya selalu tertambat di masjid-masjid Allah... (HR. Bukhari, Thahawi).

7. Menjaga sholat dhuha, karena salah satu kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.

Allah 'Azza wa Jalla 
berfirman: "Wahai Anak Adam, jangan sekali-kali kamu malas mengerjakan empat rakaat pada awal siang (sholat dhuha), nanti akan Aku cukupi kebutuhanmu pada akhirnya (sampai sore hari)" (HR. Ahmad, Daud, Tirmidzi).

8. Bersedekah setiap hari sesuai kemampuan, tidak hanya di kala lapang. 

"(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan" (Qs. 3 ayat 134).

9. Menjaga wudhu.

Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, “Disunnahkan menjaga wudhu atau diri dalam keadaan suci. Termasuk juga kala tidur dalam keadaan suci” (Kitab Matan Al Idhoh, hal. 20).

10. Amalkan istighfar setiap saat. 

"Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka" (HR. Ahmad).

Edited by. Satria hadi lubis

Salam Berkah 

Selasa, 23 Agustus 2022

Sederhana Tapi Berkelanjutan



Saya tak pernah menyangka Bahwa adagium “sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit” benar-benar memberikan efek yang cukup dahsyat dalam hidup saya beberapa tahun belakangan.

Mulanya saya tak terlalu menangkap makna dari pepatah itu. Sekadar lewat di telinga atau linimasa. Bisa dikatakan saya adalah seseorang yang terbiasa terburu-buru dalam melakukan sesuatu.

Saya rajin memulai sesuatu, tapi tak pernah benar-benar mengakhiri. Sebab sebelum mencapai tujuan, saya sudah berhenti.

Asumsi saya Karena tenaga yang terlalu diforsir di awal sehingga bahan bakar sudah habis di tengah jalan.

Lambat laun saya mulai menyusun ulang strategi dengan melakukan segalanya secara perlahan. Awalnya memang sulit. Namun hasil yang saya dapatkan cukup banyak.

Dari situlah pemikiran bahwa sederhana tapi berkelanjutan itu lebih baik. Dari situ pula saya menyadari kalau saya seorang pembelajar yang lambat.

Sumber: Ariza Fahlaivi

Senin, 22 Agustus 2022

networking

Kalo seseorang pengen hidupnya berubah, dia cuma perlu fokus mengembangkan diri pada 4 hal:

1. Networking
Artinya jaringan pertemanan. Nah, perbanyaklah teman. Bisa ikut komunitas, grup, dll. Tiap jaringan ada levelnya. Tapi jangan menyepelekan level jaringan. Jaringan terbawah selalu punya akses ke jaringan di atasnya, sedangkan jaringan di atas punya banyak akses ke samping. Misal, kita punya temen yg keliatannya kerjanya cuma nongkrong, mabok. Tapi ternyata bapaknya punya pabrik panci. Atau misalnya kita punya tetangga camat. Nah, camat kan biasanya kenal juga camat2 wilayah lainnya. 

2. Skill
Artinya keahlian. Orang yg punya keahliah khusus, lebih besar peluang utk berkembang. Keahlian bisa didapat dari ikut belajar misalnya ikut workshop, seminar atau dari pengalaman kerja. Makanya selama ada peluang, sikat aja. Orientasinya jangan selalu uang tapi nambah pengalaman. Kadang, pengalamannya lebih mahal daripada uang yg didapat. Nanti, kalo pengalaman udah bisa dikonversi jadi keahlian, uang yg didapat bisa lebih besar. Kebayar lah perih2nya dulu belajar. 

3. Credibility
Kadang, penghasilan harus dinomerduakan demi membangun kredibilitas. Misalnya, cuma jadi PRT di rumah raffi ahmad. Kalo kerjanya bagus, artinya kredibilitasnya juga bagus. Nanti banyak artis yg mau juga. Ketika ditawarin kerja di tempat lain, bisa aja nego gaji lebih tinggi. 
Orang pikir, krn prnh krj di rumah raffi ahmad dan kerjanya nggak ada masalah maka dianggap kredibel. 

4. Famous
Artinya terkenal. Baik atau buruknya orang terkenal, pasti ada aja yg ngajak kerja, bisnis, order. Misal, karena bertahun2 jualan cendol, jadi banyak yg pesen buat hajatan. Karena terkenal sebagai preman, diajak buat nemenin nagih utang. Karena terkenal bisa ngobatin orang, banyak yg minta disembuhin. Karena terkenal ganteng, jadi banyak tante yg mau ngangkat jadi anak .. eh, gak mungkin ya 😀

Ya, pokoknya gitu sih.
Kayaknya ..

Selasa, 16 Agustus 2022

bersyukur

Ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik dan gagah. Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu dan menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya.

Teman-temannya menyayangkan dan mengejek dia karena tidak menjual kudanya itu. Keesokan hari nya, kuda itu hilang dari kandangnya, maka teman-temannya berkata: “Sungguh jelek nasibmu, padahal kalau kemarin dijual kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang”.

Si petani miskin hanya diam saja ….

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali bersama 5 ekor kuda lainnya. Lalu teman-temannya berkata : “Wah beruntung sekali nasibmu, ternyata kudamu membawa keberuntungan”. Si petani hanya diam saja ….

Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka, terjatuh dan kakinya patah!!

Teman-temannya berkata: “Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah”. Si petani tetap diam tanpa komentar ….

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu. Semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan. Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis: “Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami!!”

Si petani kemudian berkomentar: “Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek, semuanya adalah suatu rangkaian proses. Syukuri dan terimalah keadaan yang terjadi saat ini.”

Apa yang kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok. Apa yang buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok. Yang pasti, ALLAH paling tahu yang terbaik buat kita.

JENDRAL TERHEBAT DALAM SEJARAH ISLAM

بـــــــسم الله الرحمن الرحـــــــيم



1. SALAHUDDIN AL AYYUBI

Dunia mengenalnya sebagai salah satu tokoh pemimpin terbesar. Dialah juga merupakan salah satu tokoh terbesar dalam Perang Salib. Namanya dikenal luas takkala ia dapat menaklukkan kerajaan Jerusalem yang ketika itu dipimpin oleh Guy The Lusignan Raja Jerusalem. Pasukan Shalahuddin dikenal sebagai pasukan yang pemberani dibawah pimpinannya. Bernama lengkap Salahuddin Al-Ayubi yang dikenal didunia barat sebagai Saladin terlahir dari keluarga Kurdish di kota Tikrit (140km barat laut kota Baghdad) dekat sungai Tigris pada tahun 1137M. Masa kecilnya selama sepuluh tahun dihabiskan belajar di Damaskus di lingkungan anggota dinasti Zangid yang memerintah Syria, yaitu Nur Ad-Din atau Nuruddin Zangi.

2. ABDULLAH BIN AAMIR

Abdullah bin Aamir (bahasa Arab:عبدالله بن عامر ) adalah gubernur Busrha (647–656) dan merupakan jenderal militer yang sangat sukes pada masa pemerintahan Khalifah Rasyidin Utsman bin Affan. Dia dikenal atas kehebatannya dalam administrasi dan militer.

3. AMR BIN ASH

Namanya adalah Amr bin Ash bin Wail bin Hisyam bin Said bin Sahm al-Qurasyi as-Sahmi. Di antara jasa besarnya adalah ketika Umar bin Khattab mengamanatinya untuk menaklukkan Mesir, dan dia berhasil menunaikan amanat tersebut. Amr merupakan salah seorang pahlawan bangsa Arab yang sangat terkenal, sekaligus seorang politisi yang cemerlang. Terkenal dengan kecerdasan dan kepintarannya mengatur siasat.

4. TARIQ BIN ZIYAD

Thariq bin Ziyad (670 - 720) (Bahasa Arab: طارق بن زياد), dikenal dalam sejarah Spanyol sebagai legenda dengan sebutan Taric el Tuerto(Taric yang memiliki satu mata), adalah seorang jendral dari dinasti Umayyah yang memimpin penaklukan muslim atas wilayah Al-Andalus (Spanyol, Portugal, Andorra, Gibraltar dan sekitarnya) pada tahun 711 M.

5. SYURAHBIL BIN HASANAH

Adalah sahabat Muhammad. Dia merupakan salah satu komandan tersukes dalam pasukan Rasyidin, bertugas di bawah Khalifah Rasyidin Abu Bakar dan Umar bin Khattab. Dia merupakan salah satu komandan lapangan utama selama penaklukan Muslim di Suriah, bertugas sejak tahun 634 hingga kematiannya pada tahun 639 akibat wabah.

6. KHALID BIN WALID

Khalid ibn al-Walid, atau sering disingkat Khalid bin Walid, adalah seorang panglima perang pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin yang termahsyur dan ditakuti di medan perang serta dijuluki sebagai Saifullah Al-Maslul (pedang Allah yang terhunus). Dia adalah salah satu dari panglima-panglima perang penting yang tidak terkalahkan sepanjang kariernya, terkenal sebagai panglima tertinggi untuk Nabi Muhammad dan penerus-penerusnya. Dibawah kepemimpinan militernya lah Arabia untuk pertama kalinya dalam sejarah membentuk entitas politik yang bersatu, Kekhalifahan.

Mengkomandani pasukan muslim yang baru, dia tak terkalahkan lebih dari seratus pertempuran termasuk melawan Kekaisaran Byzantium, Kekaisaran Sassanid, dan sekutu-sekutu mereka termasuk juga suku-suku Arab di luar kekuasaan Khalifah. Pencapaian strategis dia ialah penaklukan Arab, Persia Mesopotamia dan Suriah Romawi hanya dalam waktu empat tahun pada tahun 632 ke 636. Kemenangan-kemenangan yang terkenal darinya ialah kemenangan telak pada Pertempuran Yamama, Pertempuran Ullais dan Pertempuran Firaz, dan kesuksesan taktis pada Pertempuran Walaja dan Pertempuran Yarmuk.

7. MUHAMMAD AL FATIH

Muhammad al-Fatih adalah salah seorang raja atau sultan Kerajaan Utsmani yang paling terkenal. Ia merupakan sultan ketujuh dalam sejarah Bani Utsmaniah. Al-Fatih adalah gelar yang senantiasa melekat pada namanya karena dialah yang mengakhiri atau menaklukkan Kerajaan Romawi Timur yang telah berkuasa selama 11 abad.

Sultan Muhammad al-Fatih memerintah selama 30 tahun. Selain menaklukkan Binzantium, ia juga berhasil menaklukkan wilayah-wilayah di Asia, menyatukan kerajaan-kerajaan Anatolia dan wilayah-wilayah Eropa, dan termasuk jasanya yang paling penting adalah berhasil mengadaptasi menajemen Kerajaan Bizantium yang telah matang ke dalam Kerajaan Utsmani.

8. SA'AD BIN ABI WAQQAS

Kepahlawanan Sa'ad bin Abi Waqqas tertulis dengan tinta emas saat memimpin pasukan Islam melawan melawan tentara Persia di Qadissyah. Peperangan ini merupakan salah satu peperangan terbesar umat Islam.

Bersama tiga ribu pasukannya, ia berangkat menuju Qadasiyyah. Di antara mereka terdapat sembilan veteran perang Badar, lebih dari 300 mereka yang ikut serta dalam ikrar Riffwan di Hudaibiyyah, dan 300 di antaranya mereka yang ikut serta dalam memerdekakan Makkah bersama Rasulullah. Lalu ada 700 orang putra para sahabat, dan ribuan wanita yang ikut serta sebagai perawat dan tenaga bantuan.

Pasukan ini berkemah di Qadisiyyah di dekat Hira. Untuk melawan pasukan Muslim, pasukan Persia yang siap tepur berjumlah 12O ribu orang dibawah panglima perang kenamaan mereka, Rustum.

 9. ABU UBAIDAH BIN ALJARRAH

Abu Ubaidah bin al-Jarrah adalah Muhajirin dari kaum Quraisy Mekkah yang termasuk paling awal untuk memeluk agama Islam. Ia ikut berhijrah ke Habasyah (saat ini Ethiopia) dan kemudian, Ia hijrah ke Madinah. Ia mengikuti setiap pertempuran dalam membela Islam. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, Ia merupakan salah satu calon Khalifah bersama dengan Abu Bakar dan Umar bin Khattab.

Setelah terpilihnya Abu Bakar sebagai Khalifah, Dia ditunjuk untuk menjadi panglima perang memimpin pasukan Muslim untuk berperang melawan Kekaisaran Romawi. Ia meninggal disebabkan oleh wabah penyakit.

Demikianlah Kisah 9 Jendral terhebat sepanjang sejarah Islam.

Semoga bisa menjadi teladan dan bermanfaat bagi kita semua.
_______________

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Sungguh, pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal...” (QS. Yusuf :111)

اللَّـﮬـُمَّ صـَلِِّ ؏َـلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّد وَعَلٰى اٰلِ سَيِّدِن امُحَمَّدٍ ﷺ



Salam Berkah 

Senin, 15 Agustus 2022

DIAZAB ATAU DIUJI SIH?!..


Kita ini kadang kebangetan. Sholat gak teratur, baca Qur'an jarang, sama ulama jauh, ke majelis ta’lim males, akhlaq banyak salahnya daripada sholehnya, tapi giliran dapet musibah bilangnya : ”Saya lagi diuji nih”… 

Hei...Siapa yang nguji elo??

Orang sering lupa membedakan antara ujian dan azab..

Setiap dapet musibah, kegeeran karena merasa lagi diuji..
Siapa yang mau nguji..??

Ibarat sekolah, ujian itu kan buat orang yang ikut kelas belajar....
Hadir ke sekolah, ikut pelajarannya, kerjain PR-nya, baru ada ujiannya untuk naik kelas..

Lah... kalau jarang hadir dan banyak bolos di tiap pelajaran, gak pernah kerjain PR, tiba-tiba mau diikutkan ujian...?

Ya gak bisa dong…!

Ujian itu buat yang mau naik tingkat, setelah semua kewajiban kita laksanakan..
Kalau kita males-malesan melaksanakan kewajiban, jangan ngerasa diuji...tapi sebenarnya diazab!

Astaghfirullah....😭

Salam Berkah 

Minggu, 07 Agustus 2022

Idung Kuda , Strategi sederhana memenangkan persaingan.


.
Buat sobat pengusaha yang pernah nonton balap kuda, entah nonton langsung atau Cuma nonton dari yucup atau media lain, yang emang memperlihatkan cuplikan balapan kuda, kita akan tau, bahwa balap kuda itu, akan dinilai yang menang Ketika idung kuda masuk duluan atau melewati garis finish
.
Yang idungnya duluan melewati garis finish, maka dia akan dianggap sebagai pemenang. Tau berapa hadiah buat kuda yang idungnya lebih dulu nyampe garis finish dibandingkan dengan kuda yang mungkin Cuma selisih dikit dan jadi juara dua? Hadiahnya 10 kali lipat! Uwu banget #koprol
.
Saya pernah ditanya, oleh salah seorang peserta seminar saya, dia nanya, gimana caranya kita menang dari pesaing, dengan cara sederhana? Ya caranya bikin idung bisnis anda, lebih maju sedikit, dibanding pesaing. Ga perlu terlalu beda dengan pesaing, cukup sedikit beda aja dibanding pesaing.
.
Saat konsumen melihat bisnis anda dan bisnis pesaing, dengan sedikit perbedaan itu, maka konsumen akan lebih memilih produk/jasa yang anda jual. “Sesederhana itu?” simpelnya iya. Kenapa? Karena dengan sedikit perbedaan itu, anda sudah memberikan nilai tambah dibanding yang lain
.
Di tempat saya, ada banyak tukang gallon isi ulang. Bahkan mungkin ada lebih dari 3 tempat gallon isi ulang, yang semua nya mengepung komplek perumahan. Harga isi ulang gallon nya pun mirip-mirip. Kisaran harga 5000 per gallon.
.
Cuma yang menarik ada satu gallon isi ulang, yang abangnya, keliling. Dia setiap hari, bisa dua tiga kali, keliling komplek sambil teriak gallon… gallon… megalonman… eeaaaaa
.
Si abang tadi, Cuma membuat sedikit perbedaan dimana tukang gallon lain lebih suka main hape dan nunggu orang yang dateng buat ngisi gallon, nah si abang ini, yang orang medan, dia justru berkeliling dan menawarkan ambil gallon kosong kemudian mengisi nya, setelah selesai, dia akan anter lagi ke rumah. 
.
Bahkan saya seringkali, Cuma naro gallon kosong di depan rumah, ntar kalo udah di isi dia akan teriak atau ngetuk-ngetuk rumah dan minta bayaran nya. Yang menarik selain itu, si abang, dengan jasa antar jemput gallon itu, menarik tarif lebih mahal seribu perak dibandingkan dengan yang lain.
.
Buat kita, yang gak suka repot sama anter gallon, belum lagi bawa nya susah ditambah bocah ngikut, lengkap pula, anaknya 4 ikut semua. Gak kebayang kalo 4 anak ikut dan 1 istri juga ikut. Ribet banget ngisi air gallon doang. Gak kebalik ya, anak 4 istri 1. Bukan sebaliknya
.
Coba cari hal sederhana apa yang bisa kita berikan di tengah persaingan antara kita dengan competitor, sehingga hal sederhana ini, jadi idung kuda yang melaju lebih dulu ke garis finish dibandingkan dengan yang lain. Udah tau kan, dengan perbedaan kecil ini, gimana omset dari si abang gallon ini? 10 kali lipat lebih besar dibandingkan yang lain
.
Salam Berkah 

Sabtu, 06 Agustus 2022

better or more better

Bagaimana cara mengetahui hidup anda menjadi lebih baik atau tidak? 

Dengan bertambahnya kekayaan setiap hari? Atau penambahan follower? Semakin menambah jumlah sedekah, jumlah bacaan atau jumlah pertemanan atau jumlah pelatihan yang anda ikuti atau anda isi.

Tentu saja bergantung pada persepsi anda tentang kebaikan. Apa kebaikan itu menurut anda. 

Menurut STIFIn, kebaikan itu adalah anda mengerjakan dimana kekuatan anda berada. Anda begitu mudah dalam bidang matematika tapi kemudian anda mencoba keluar dari zona nyaman anda dan belajar seni rupa, seni gerak, teater, misalnya. Apakah itu baik? 

Bagi sebagian orang itu jadi kebaikan, karena anda menantang zona zaman anda dan berkembang. Beberapa orang bahkan menyarankan untuk mengerjakan yang anda takuti dan anda benci. Apakah itu baik? Tentu saja baik menurut orang yang mengucapkan itu baik. 

Apakah jadi kebaikan buat anda? Saya tidak tahu. Tapi ada tingkatan kebaikan, konsep STIFIn menyebutnya, matra kecerdasan: 1) Matra personality, 2) Matra mentality, 3) Matra morality, dan 4) Matra sprituality. 

Setiap orang biasa akan bertahap untuk melewati matra itu, mungkin saja ada yang langsung loncat ke matra sprituality tanpa sebelumnya melewati matra mentality. Namun itu sedikit tidak masuk akal. Mungkin saja dia orang yang sangat luar biasa. Saya tidak tahu, apakah setara dengan wali? Mungkin seseorang yang tercerahi. Mungkin saja. 

Tapi bila berlandaskan konsep STIFIn, begini contoh tahapan matra Sensing Introvert. 

Matra Nol : Banyak gerak 
Mantra Positif Personal : Rajin
Mantra Positif Mental : Gigih
Mantra Positif Moral : Penjaga Moral Masyarakat (Penyeru Moralitas) 
Mantra Positif Spritual : Sholat Malam 1000 ayat. 

Jika seorang Sensing Introvert begitu, maka kehidupannya semakin membaik, tolok ukurnya matra kecerdasan. Sebaliknya jika negatif maka perilakunya jadi begini

Matra Nol : Banyak gerak 
Mantra Negati Personal : Pelit
Mantra Negatif Mental : Serakah
Mantra Negatif Moral : Agresor, senang menyerang orang lain (apalagi jika tak sesuai dengan opininya) 
Mantra Negatif Spritual : Menuhankan uang. Menjadikan uang segala-galanya (bahkan rasionalisasi-materi) 

Contoh diatas perlu penjelasan dan rasanya akan terlalu panjang jika dituliskan disini. 

Membaik atau bahkan memburuk kehidupan anda, hanya anda sendiri yang tahu bagaimana tolok ukurnya. Hanya saja keburukan spritual terkadang mengelabui anda menjadi seolah kebaikan spritual apalagi anda menambahinya dengan bumbu rasionalitas. 

Hati hati teman, hati-hati di jalan.

Salam Berkah 

Jumat, 05 Agustus 2022

SYUKURI POTENSI IBADAHMU Oleh Ustadz Satria hadi lubis


Ada orang yang banyak sedekah tapi shalat malamnya malas.
Ada orang yang kencang tahajjudnya, tapi sedekahnya susah bukan main.
Ada orang yang rajin bukan main untuk taklim, tapi tilawahnya jarang sekali.
Ada yang tilawahnya semangat sekali, tapi susah sekali untuk shaum sunnah.

Dan lain-lain...

Syukuri saja potensi-potensi ibadah itu dan terus kerjakan, sebab:

1. Jarang ada orang yg hebat di semua cabang ibadah. Seringnya hebat pada suatu ibadah, tapi lemah pada ibadah lainnya. Maka, teruslah pertahankan kebaikan yang sudah ada.

2. Karena potensi kita memang terbatas, kecenderungan kita juga berbeda-beda, tidak bisa diseragamkan.

Makanya pintu surga itu macam-macam, ada pintu shalat bagi yang ahli shalat, ada pintu sedekah bagi yang ahli sedekah, ada pintu ar-Rayyan bagi yang ahli shaum. Allah Maha Tahu...

Ibnu Mas'ud pernah ditanya, "Kenapa jarang shaum sunnah?"
Kata beliau, "saya kalau shaum jadi loyo tilawahnya, padahal tilawah adalah ibadah yang paling aku cintai. Jadi, beliau fokus pada tilawahnya karena memang disitu potensi beliau.

Imam Malik ketika diajak 'uzlah (menyepi dan fokus ibadah mahdhah) dan meninggalkan kesibukan mengajar oleh Abdullah al-'Umari, beliau jawab, "Allah membagi-bagikan amalan shalih kepada setiap orang seperti membagi-bagikan rezeki. Betapa banyak orang yang dimudahkan shalat tapi susah shaum, betapa banyak yang dimudahkan bersedekah tapi shaumnya jarang, bagiku menyebarkan ilmu adalah sebaik-baik amalan shalih, aku ridha atas kemudahan yang Allah berikan ini. Dan aku tidak merasa bahwa apa yang aku lakukan ini dibawah ibadah yg kamu lakukan. Aku berharap setiap kita dalam kebaikan dan ketaatan."

Yang patut disesali itu jika kita tidak tahu potensi ibadah kita atau sudah tahu tapi malas mengerjakannya. Lalu, melalui pintu surga mana kita akan masuk?


Salam Berkah 

Kamis, 04 Agustus 2022

MUNGKINKAH BISNIS TANPA MEETING?



Prof Nancy Koehn memperkirakan dalam sehari ada 11 juta meeting di Amerika Serikat. Jika kita menggunakan perbandingan sederhana, maka di Indonesia kemungkinan ada 9,8 juta meeting per hari.

Perhitungannya begini:

Jumlah warga AS = 332 juta
Jumlah warga Indonesia = 276 juta

Jumlah pekerja AS = 60% x 332 juta = 199 juta
Jumlah pekerja Indonesia = 65% x 276 juta = 179 juta

Perbandingan jumlah pekerja Indonesia denga AS = 0,89

Anggap rata-rata pekerja di Indonesia dan AS melakukan meeting yang sama, maka di Indonesia ada 9,8 juta meeting setiap harinya (11 juta x 0,89)! 

Pertanyaannya begini. Apa hasil dari meeting tersebut? Apakah meeting yang dilakukan meningkatkan produktivitas perusahaan/karyawan? Atau hanya dilakukan karena sekadar rutinitas saja?

Sekarang perhatikan data tambahan berikut ini:
- 15% waktu organisasi digunakan untuk meeting.
- 35% waktu dari manajer menengah digunakan untuk meeting.
- 50% waktu dari manajer tingkat atas digunakan untuk meeting.

Menariknya, menurut sebuah survei 67% karyawan mengeluhkan banyaknya waktu yang digunakan untuk meeting. Mereka merasa meeting yang diadakan justru menghalangi mereka menjadi produktif di tempat kerja. Bahkan, 35% karyawan menyatakan bahwa mereka menghabiskan 2-5 jam untuk meeting setiap harinya tetapi mereka tidak menghasilkan apa-apa. 

Mari kita lihat lebih mendetail:
- Rata-rata karyawan menghadiri 62 meeting setiap bulan, mereka menyatakan separuhnya benar-benar hanya buang-buang waktu.
- Para eksekutif menyatakan, 67% meeting gagal mengkomunikasikan tujuan dari meetingnya.
- Lebih dari separuh responden menyatakan mereka melakukan multitasking selama meeting diadakan; mengikuti meeting sambil mengerjakan hal lain.
- 91% responden mengaku bahwa mereka melamun selama meeting diadakan.
- 71% manajer senior sepakat bahwa meeting itu tidak produktif.
- 45% eksekutif senior merasa produktivitas akan dapat meningkat bila meeting dibatasi hanya 1x seminggu.
- Rata-rata karyawan kehilangan 30% waktunya gara-gara meeting.

Ketika pandemi datang, situasinya semakin parah. WFH membuat jumlah meeting yang dilakukan bertambah. Bahkan, double meeting seakan-akan menjadi standar baru.

Apa yang tidak kita sadari, meeting yang buruk membuat kita kehilangan waktu dan uang. Sebuah survei menyimpulkan meeting yang tidak efektif membuat karyawan kehilangan 31 jam setiap bulan (setara dengan 4 hari kerja per karyawan) dan setiap tahunnya perusahaan di AS kehilangan $37 Milyar karena meeting yang tidak efektif.

Mari kita hitung-hitungan lagi.

Anggap di perusahaan Anda ada 50 karyawan. Setiap karyawan Anda dibayar Rp25.000 per jam. Katakanlah setiap karyawan menghabiskan 3 jam seminggu untuk meeting. Anggap dari 3 jam meeting hanya 1 jam yang produktif. Artinya ada 2 jam per karyawan yang hanya membuang waktu selama meeting diadakan. Pertanyaannya, berapa uang yang sudah Anda hamburkan?

2 jam x 4 minggu x 50 karyawan x Rp.25.000 = Rp.10.000.000,-

Selamat, Anda sudah kehilangan 400 jam atau 50 hari kerja dan membuang Rp.10 juta setiap bulannya!

Kenapa meeting itu buruk bagi bisnis?
1. Ilusi produktivitas. Meeting membuat kita merasa produktif. Padahal yang terjadi kita hanya sibuk meeting tapi justru melupakan aktivitas yang benar-benar penting.
2. Duduk dalam rapat yang tidak berguna menguras energi, willpower, dan stamina karyawan kita. Setelah keluar dari rapat yang tidak produktif, seorang karyawan membutuhkan waktu untuk pulih, ini mempengaruhi produktivitas mereka.
3. Orang yang salah mendominasi meeting. Mereka yang suka bicara menguasai meeting, padahal belum tentu ide yang mereka punya bagus. Sementara mereka yang idenya bagus tidak berani bicara.

Perhatikan poster guyonan yang saya dapatkan dari blognya weekdone ini:

Apakah bekerja sendirian membuat Anda kesepian?
Apakah Anda benci mengambil keputusan?

Buatlah meeting!

Dalam meeting Anda dapat:
- Melihat orang
- Merasa penting
- Membuat orang lain terkesan
- Tidak mencapai apa-apa
- Merencanakan meeting lainnya
- Menunjukkkan bagan-bagan

Meeting: alternatif praktis dari bekerja nyata!

Jika demikian, masih kah meeting layak dipertahankan? Masih, selama kita mengikuti nasihat Mark Cuban:

“Never take meetings unless someone is writing a check!”

Salam Berkah 

Minggu, 31 Juli 2022

HINDARI PENILAIAN KINERJA INDIVIDUHuman Growth (HG) series




Penilaian kinerja INDIVIDU di zaman sekarang dapat menurunkan kualitas INTERAKSI dan KOLABORASI Tim. Evaluasi kinerja berbasis individu ini bahkan berpotensi dapat meningkatkan individualisme maupun egoisme seorang karyawan plus menumbuhkan sifat transaksional.

Bagaimana mungkin ajakan atau himbauan untuk meningkatkan rasa EMPATI bisa berjalan efektif kalau orang-orang yang bekerja lebih mementingkan dirinya sendiri.

__________

PERUSAHAAN MODERN MEMENTINGKAN INTERAKSI

Perusahaan atau korporasi modern saat ini sangat memperhatikan bagaimana meningkatkan hubungan antar individu dalam sebuah Tim. 

Perkembangan dunia yang semakin kompleks seperti saat ini tidak bisa direspon hanya dengan mengandalkan kemampuan individu semata.

Tim harus bekerja layaknya sebuah TIM. Tim terdiri dari kumpulan individu yang saling bekerja sama dan berkolaborasi dalam sebuah ikatan semangat yang sama untuk mencapai GOAL yang telah ditetapkan. 

Dengan jalinan kolaborasi inilah, maka setiap rintangan dan hambatan akan lebih mudah diselesaikan. 

One Team, One Goal. 
Bukan lagi One Team with Different Goal. 

Kalau sebuah GOAL dicapai dengan kerjasama sebuah Tim, lantas mengapa masih melakukan Evaluasi Kinerja berbasis Individu? 

Bukankah evaluasi kinerja individu justru akan merusak nilai-nilai interaksi yang telah terjalin? 

Kalaupun dipaksa untuk mengevaluasi pencapaian hasil kerja individu, lantas siapa yang paling berhak melakukannya? 

Untuk apa hasil penilaian kinerja individu yang dilakukan selama ini? 

Sebagai bahan untuk menjalankan REWARD and PUNISHMENT kah? 



Salam Berkah 


inovasi-inovasi


Robert T Kiyosaki pernah mengatakan “You have to be SMART. The easy days are over."

Tidak ada lagi hari-hari yang mudah......

Untuk itu mau tidak mau, suka ataupun tidak, setiap kita harus keluar dari zona nyaman. 

Keberhasilan yang diraih bulan lalu belum tentu menjamin keberhasilan anda di bulan ini dan bulan-bulan mendatang.

Agar bisa tetap eksis salah satu hal yang harus dilakukan adalah *INOVASI*

Apa itu INOVASI ? INOVASI adalah pembaruan yang bertujuan memberikan NILAI LEBIH pada suatu produk dengan IDE BARU yang berbeda.

Ketika anda terus melakukan INOVASI maka anda akan tetap eksis.

Satu pertanyaan yang perlu dipikirkan pagi ini adalah INOVASI apa yang akan anda lakukan dalam waktu dekat ini?

Selamat berinovasi

Salam Berkah 

Rabu, 27 Juli 2022

"Ternyata gini doang, gua juga udah tahu!"


Bisikan ini sering muncul saat kita menerima ilmu yang sudah pernah kita pelajari. Rasanya seperti membuang waktu saja. Toh saya sudah tahu, sudah pernah belajar, masih paham.

Ken Blanchard dalam bukunya KNOW CAN DO memberi ilustrasi menarik, melihat hal ini. Dalam buku itu, beliau bertanya, "Berapa teknik diet yang kita butuhkan untuk benar-benar menurunkan berat badan?"

Jawabnya adalah: SATU saja cukup. Dengan syarat, satu pendekatan itu dilakukan DENGAN BENAR dan KONSISTEN.

Maka saat kita pernah belajar sesuatu dan ternyata tidak secara kongkret mengubah diri menjadi lebih baik, jangan tergoda nyari ilmu baru dulu. Jangan-jangan yang lebih kita butuhkan adalah MEMPELAJARI ULANG ilmu lama tersebut. Dengan mempelajari ulang, akan ditemukan hal baru, perspektif baru, dan mendorong lahirnya ide baru.

Inilah pentingnya BELAJAR BERULANG atas satu topik yang sama. Inilah pentingnya PENGULANGAN.

Jadi kalau kita merasa, "Ah yang ini sih saya sudah tahu....", maka tetaplah lanjutkan. Karena kita sedang dalam satu fase penting belajar untuk memperdalam dan mempertajam. En... fase ini PENTING untuk benar-benar memberikan perubahan nyata.

Selamat istirahat.
Salam Berkah

Sabtu, 23 Juli 2022

Jangan CARI UANG!!!



Sebagian besar orang berfikir, dengan mencari uang maka dia akan dapat uang dan kehidupan yang lebih mapan..
.
Dulu saya begitu, berfikir mencari uang dan uang dan uang terus.
.
Apa yang terjadi?
Justru jauh dari harapan.. Banyak angan2 sirna, harapan2 hanya sekedar harapan..
.
Perhitungan yg seolah2 matang ternyata mentah sekali..
.
Yaa.. Ternyata ini kesalahan nya..
MENCARI uang.
.
Sejak saya ubah sudut pandang saya. Maka uang mencari saya bahkan mengejar dimanapun saya berada ..
.
Saya serius
Jadi jangan cari uang, jangan mengejarnya juga.
.
Sebagai pengusaha, carilah NEED (kebutuhan orang lain).
.
Jika kita mahir menemukan kebutuhan dan mengolahnya jadi bisnis, maka uang akan mengejar anda .
.
Dimana ada kebutuhan disitu ada aliran uang yg tidak berhenti.
.
Jadi skill utama untuk jadi pengusaha yg dikejar uang adalah, kejarlah kebutuhan orang lain, pelajari detail, kuasai ilmunya dan fokuslah disitu ...
.
Salam Berkah 
.

Jumat, 22 Juli 2022

BRAND-BRAND “OLD SCHOOL” BAKAL TERSINGKIR DARI KOMPETISI JIKA TERUS MELAKUKAN HAL INI




Kenapa “old school” Brand atau Brand-brand besar yang pernah berjaya di madanya, kadang sering keteteran menghadapi serangan-serangan Brand yang masih relatif muda.

Satu alasan yang sangat nyata adalah mereka Brand-brand dengan old mindset ini bertarung di jaman now, jaman digital dengan cara-cara lama.

Mereka masih berpikir cara lama yang mereka gunakan zaman dulu saat menguasai pasar, masih bisa digunakan untuk jaman now.

Jaman marketing jaman old, dimana marketing sangat ditentukan oleh kekuatan advertising.
Ketika Anda memiliki budget promosi yang sangat besar itu sudah menjadi “competitive advantage” tersendiri.

Mampu ngiklan di TV dengan budget puluhan juta per 15 detik slotnya, mampu bayar hingga 500 juta untuk tampil di halaman pertama surat kabar ternama, atau nampang di billboard simpangan paling ramai di kota.

Brand yang mampu melakukan itu dengan mudahnya mampu menyita perhatian dan menancapkam pesan di pikiran bawah sadar audiens.

Meskipun konten Anda mengagung-agungkan Brand sendiri, lemah di story,tidak terlalu jadi masalah. Yang penting Anda mampu bikin pesan yang menancap di benak audiens.

Tapi jika gaya “borju” dan narsistic itu kita pertahankan untuk jaman sekarang jelas tidak bisa.

Ini yang membuat banyak brand besar yg hanya modal uang, kalah bersaing dengan brand-brand yang terbilang masih kemarin sore.

Brand-brand yang lahir dijaman digital tahu bagaimana cara bermain dan bertarung di era seperti.

Jaman digital adalah bukan eranya brand narsis, tapi ini eranya brand yang digerakkan oleh para evangelist.

Brand yang hanya memuja muji dirinya, sempurna tanpa cela bisa ditinggalkan dengan mudah oleh penggemarnya.

Ditinggalkan oleh Brand-brand yang humanis dan memilih membaur dan membumi dengan para pemujanya. Brand tidak harus serba sempurna. Bahkan mereka boleh khilaf dan melakukan kesalahan-kesalahan kecil, asal segera minta maaf dan memperbaikinya.

Brand seperti ini mampu mengundang simpati dari penggunanya. Dan membuka kedekatan dengan mereka. Customer lebih senang menjalin hubungan dengan brand yang bercanda, menangis dan serius sesekali.
Customer menganggap Brand itu manusia sama seperti mereka.

Mereka menjalin kedekatan, mereka membuat pengalaman dan cerita.
Cerita inilah yang disebarkan oleh para evangelist.

Pesan saya buat Brand-brand lama yg sulit bertumbuh di era sekarang.
Berhenilah narsistic dan minta terus diagung-agungkan.
Berhentilah mengagungkan cerita-cerita masa lalu.

Membaurlah dengan customer Anda.
Jadilah bagian dari mereka.
Bikin mereka nyaman dan bangga karena berteman dan membangun cerita dengan Brand Anda.

Sampai mereka dengan senang hati membagikan cerita tentang Brand Anda.
Bahkan tanpa kita minta.

Salam Berkah 

Kamis, 21 Juli 2022

Pentingnya Perceived Value

Kadang kita sibuk mencari high level customer tapi lupa membuat diri kita high level business/coach/owner yang membuat customer senang dan bangga walaupun membayar mahal.

Jangan lupa, walaupun klien punya uang mereka hanya mau membayar mahal produk/service yang dianggap high class seperti Ferrari, Hermes, Bentley, Chanel, etc

Itulah pentingnya kita membangun "Perceived Value" yaitu nilai bisnis/diri kita di mata calon customer. 

Logikanya gini walaupun mobil punya mesin canggih dgn kecepatan 16 tenaga kuda tapi jika casingnya angkot/mikrolet maka orang gak mau bayar mahal. 

Kualitas produk/service dan kemasan harus sama sama "high class" dimata klien supaya mereka bisa bangga dan puas membeli produk/service kita walaupun mahal karena "Perceived Value" yang mereka terima lebih tinggi dari harga yang dibayarkan 😊

Salam berkah

Sabtu, 16 Juli 2022

SYUKUR KETIKA SENANG, SABAR KETIKA SUSAH





Ketahuilah bahwa bersyukur di saat senang dan bersabar di saat susah merupakan sifat  yang menjadi penyempurna keimanan seorang hamba.

Maka hendaknya kita selalu bersyukur dengan karunia dan berbagai macam nikmat dari Allah Ta'ala. Dan selalu bersabar dengan ujian dan musibah yang menimpa kita. Karena semuanya itu baik bagi seorang mukmin.

Hendaknya kitapun selalu mengingat hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berikut ini,

عَنْ صُهَيْبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ. مُسْلِمٍ

Dari Suhaib radhiallahu 'anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

عَجَبًا ِلأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ لَهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَلِكَ ِلأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْراً لَهُ

"Sungguh menakjubkan perkaranya orang mukmin itu, sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya, dan hal itu tidak dimiliki oleh siapapun kecuali oleh orang mukmin. Jika mendapatkan sesuatu yang menggembirakan, ia bersyukur, maka hal itu adalah baik baginya, dan apabila mendapat suatu keburukan (musibah) ia bersabar, maka hal itu juga baik baginya".
(HR. Muslim).

Hadits ini menjelaskan kepada kita bahwa apapun yang menimpa seorang mukmin adalah baik. Karena jika mendapat nikmat bersyukur, dan jika mendapat musibah bersabar.  

Allahu  a'lam...

Semoga kita menjadi orang-orang yang pandai bersyukur ketika senang, dan bersabar ketika susah...
Aamiin...

Salam Berkah 

Selasa, 12 Juli 2022


Lain waktu mungkin Anda akan mendengar tentang Pareto. Apa itu Pareto? Pareto adalah hukum atau prinsip sebab akibat. 

Kata Pareto diambil dari nama seorang Ekonom Italia bernama Vilfredo Pareto. Sang ekonom menemukan fakta bahwa 80% tanah di Italia ternyata milik dari 20% dari jumlah populasi di Italia. 

Prinsip Pareto dipopulerkan oleh Josep M. Juran seorang pemikir manajemen bisnis. Alasannya karena prinsip Pareto bisa diterapkan pada semua aspek.

Misal di pabrik sepatu. Jika Anda fokus meningkatkan kualitas sepatu di bagian produksi, maka Anda dapat memacu tim sales marketing utk meningkatkan penjualan. Dgn kata lain, jika kualitas sepatu cukup bagus akan lebih mudah menjualnya. 

Kontribusi tim produksi mungkin hanya 20%, tapi jika tim produksi bisa bekerja optimal maka itu dapat meningkatkan sales hingga 80%. 

Sama aja dgn bidang lainnya, misalnya utk seo jika riset keyword anda sudah cukup baik maka artikel anda lebih mudah utk ranking. Atau utk fb ads, jika copywriting anda cukup menarik maka iklan anda akan bekerja lebih efektif


salam berkah 

Senin, 11 Juli 2022

TIADA HARI TANPA AROFAH



Tiada hari tanpa arofah
Karena arofah berarti mengenal, mengetahui 
Mengenal diri sendiri
Semakin mengetahui diri ini mau kemana.

"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, sehingga Allah menjadikan mereka lupa akan diri sendiri. Mereka itulah orang-orang fasik" (Qs. 59 ayat 19).

Tiada hari tanpa arofah
Karena disana tempat wukuf (berhenti)
Berhenti sejenak merenungi apa yang akan diperbuat untuk hari esok (kiamat) 
Diam... menyesali dosa-dosa yang banyak ini.

“Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah. Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Qs. 59 ayat 18).

Tiada hari tanpa arofah
Karena arofah adalah simulasi padang Masyhar
Tempat dimana semua manusia akan dihisab
Bermukim berlama-lama dalam gelisah, akankan diri ini selamat atau tidak.

“Di tempat itu (padang Mahsyar), tiap-tiap diri merasakan pembalasan dari apa yang telah dikerjakannya dahulu dan mereka dikembalikan kepada Allah Pelindung mereka yang sebenarnya dan lenyaplah dari mereka apa yang mereka ada-adakan” (Qs. 10 ayat 30).

Tiada hari tanpa arofah
Karena disana bertemunya Adam dan Hawa dalam rengkuhan cinta dan rindu
Mengabadikan wujud kasih ilahi robbi
Yang perlu diejawantahkan anak manusia bahwa hidup ini mesti berprinsipkan cinta kasih.

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan hati mereka penuh dengan rasa kasih sayang” (Qs. 19 ayat 96).

Tiada hari tanpa arofah
Karena tanpa arofah tak ada haji yang mabrur
Tanpa arofah, tak ada manusia yang ingat akan dirinya dan Tuhannya
Terjebak dalam rutinitas hidup, lupa ujungnya mau kemana.

"Dan kepada mereka dikatakan, 'Pada hari ini Kami melupakan kamu sebagaimana kamu telah melupakan pertemuan (dengan) harimu ini; dan tempat kembalimu ialah neraka dan sekali-kali tidak akan ada penolong bagimu" (Qs. 49 ayat 34).

Tiada hari tanpa arofah
Maka janganlah bersibuk diri tanpa muhasabah, tanpa introspeksi diri
Di hari-harimu yang semakin habis.

"Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi)” (Qs. 39 ayat 53-54).

-------
Selamat Hari Raya Idul Adha 1443 H/2022 M
Barakallahu fiikum...🤲

MANA EMAK?


Emak berdiri di depan pintu. Wajahnya kelihatan resah menunggu si bungsu pulang dari mengaji.

Ayah pulang dari sawah, dan menanyakan si Galang sama Emak: "Si Galang mana?"
Emak jawab, “Ada di dapur sedang menyiapkan makan.” 
 
Ayah tanya Emak lagi, ” Angga mana?” 
Emak jawab, “Angga mandi, baru pulang main bola.”
Ayah tanya Emak lagi, “Atikah mana?” 
Emak jawab, “Atikah, Kiran nonton tv dengan Budi di dalam” 

Ayah tanya lagi, “Andik sudah pulang?” 
Emak jawab, “Belum. Seharusnya sudah pulang. Sepeda Andik rusak. Sebentar lagi kalau nggak pulang juga, kita pergi cari si bungsu ya pak..” 
 
Emak jawab pertanyaan ayah sepenuh hati. 
Tiap hari ayah menanyakan hal yang sama. Emak selalu jawab dengan penuh perhatian. Emak selalu mengetahui bagaimana keadaan anak-anak setiap saat. 
 
20 tahun kemudian...
Jam 16.30 sore....

Ayah pulang ke rumah. Baju ayah basah. Hujan turun sejak siang tadi. Ayah tanya si Galang, “Mana Emak?” Si Galang sedang mematut-matut baju barunya, lalu menjawab, 
“Nggak tahu.” Ayah tanya pada Angga, “Mana Emak?” 
Si Angga sedang nonton TV lalu jawab, “Mana saya tahu.” 
Ayah tanya si Atikah, “Mana Emak?” Ayah menunggu lama jawaban dari Atikah yang asyik membaca main hape. Ayah tanya si Atikah lagi, "Mana Emak?" 
Atikah jawab, “Entah.” Atikah terus bermain hape tanpa menoleh kepada Ayah.

Ayah tanya Budi, “Mana Emak?” Budi enggak jawab, dia hanya menggerakkan bahu tanda tidak tahu.
 
Ayah nggak mau tanya Kiran dan Andik yg sedang asyik ber-instagram. Ayah tahu dia tidak akan mendapatkan jawaban yang diinginkannya. 
 
Anak-anak tidak ada satupun yang tahu di mana Emak. Tidak ada satupun anak-anak yang ingin tahu di mana Emak. 
Mata dan hati anak-anak tak ada pada Emak...

Hanya mata dan hati Ayah yang mencari-cari dimana Emak. Tidak ada anak-anak Emak yang tahu setiap kali ayah bertanya, "Mana Emak?" 
 
Tiba-tiba Andik si bungsu bersuara, “Emak tadi pergi, kini sudah senja....belum pulang juga” 

Tersentak hati Ayah mendengar kata-kata si bungsu Andik.
 
Dulu anak-anak akan berlari mendekap Emak, apabila pulang dari sekolah. Mereka akan tanya "Mana Emak?" apabila Emak tak menunggu mereka di depan pintu.
 
Mereka akan tanya, "Mana Emak." Apabila dapat rangking 1 atau kaki lecet main bola di sekolah. Emak gelisah apabila anak-anaknya lambat pulang. Emak ingin tahu di mana semua anak-anaknya berada setiap saat. 

Sekarang anak-anak sudah besar. Sudah lama mereka tak bertanya "Mana Emak?" Semakin anak-anak besar, pertanyaan "Mana Emak?" semakin hilang dari bibir mereka.
 
Ayah berdiri di depan pintu menunggu Emak. Ayah gelisah menunggunya karena sudah senja begini masih belum pulang. Ayah risau karena akhir-akhir ini Emak selalu mengeluh sakit lutut.
 
Dari jauh kelihatan sosok Emak berjalan memakai payung yang sudah butut. Besi-besi payung tersembul keluar dari kainnya. Hujan masih belum berhenti. Emak menjinjing dua bungkusan plastik. Sudah kebiasaannya, Emak akan bawa sesuatu untuk anak-anaknya bila pulang dari bepergian. 
 
Sampai di halaman rumah Emak berhenti di depan deretan mobil anak-anaknya. Emak buang daun-daun yang mengotori mobil anak-anaknya. Emak usap bagian depan mobil Atikah perlahan-lahan. Dia merasakan seperti mengusap kepala Atikah waktu kecil. Emak tersenyum. Kedua bibirnya ditutup rapat. Senyum tertahan, hanya Ayah yang paham. Sekarang Emak tak dapat lagi mengusap kepala anak-anak seperti ketika mereka kecil dulu. Mereka sudah besar. Emak takut anak-anak akan menepis tangan Emak kalau Emak lakukan.
 
Lima buah mobil milik anak-anaknya berdiri megah. Mobil Atikah paling hebat. Emak tak tahu apa kehebatan mobil Atikah itu. Emak cuma suka warnanya. Mobil warna merah bata, warna kesukaan Emak. Emak belum pernah merasakan naik mobil anak Emak yang ini.
 
Baju Emak basah kena hujan. Ayah menyambut Emak dengan bergegas dan menutup payung Emak. Emak memberi salam. Salam Emak tidak berjawab. Bergetar lutut Emak melangkahi anak tangga. Ayah membimbing Emak masuk ke rumah. Lutut Emak sakit lagi.
 
Emak meletakkan bungkusan di atas meja. Sebungkus ketan dan beberapa pisang goreng pemberian bu Odah untuk anak-anaknya. Emak tahu anak-anak suka makan pisang goreng dengan ketan dan Emak sebenarnya mau minta agar makanan itu bisa dibawa pulang, tapi malu utk memintanya kepada bu Odah. Namun raut wajah Emak sudah cukup membuat bu Odah mengerti. Saat menerima bungkusan goreng pisang dan ketan dari bu Odah tadi, Emak sempat berkata kepada bu Odah: "Wah...pasti berebut nanti anak-anakku jika melihat pisang goreng dan ketan kamu ini." 
 
Sekurang-kurangnya itulah bayangan Emak. Dia bayangkan anak-anaknya sedang gembira menikmati pisang goreng dan ketan sebagaimana waktu mereka kecil dulu. Mereka berebut dan Emak jadi hakim pembuat keputusan. Sering kali Emak memberikan bagian Emak supaya anak-anak puas makannya. Bayangan itu sering singgah di kepala Emak.
 
Ayah menyuruh Emak menukar baju yang basah itu. Sesudah Emak menukar baju, Ayah mengiringi Emak menuju ruang tamu. Emak ajak anak-anak makan pisang goreng dan ketan. Tapi tak seorangpun yang menoleh kepadanya. Mata dan hati anak-anaknya sudah bukan kepada Emak lagi. 
 
Emak hanya tertunduk, menerima keadaan. Ayah tahu Emak sudah tak bisa mengharapkan anak-anak melompat-lompat gembira dan berlari mendekapnya seperti dulu. Ayah menemani Emak makan. Emak menyuap nasi perlahan-lahan, masih mengharapkan anak-anaknya akan makan bersama. Setiap hari Emak berharap begitu. Hanya Ayah yang duduk bersama Emak di meja makan setiap malam. 

Ayah tahu Emak capek sebab berjalan jauh. Siang tadi Emak pergi ke rumah bu Odah saudaranya di kampung sebelah untuk mencari pisang dan beras pulut. Emak hendak membuat pisang goreng dan ketan kesukaan anak-anaknya. 

Ayah tanya Emak kenapa tidak telepon menyuruh anak-anak menjemput. Emak jawab, "Saya sudah suruh bu Odah telepon anak-anak tadi. Tapi katanya semua tak ada yang mengangkat." 
 
Emak minta bu Odah telepon anak-anak karena Emak tidak bisa berjalan pulang karena hujan. Lutut Emak akan sakit kalau kedinginan. Ada sedikit harapan di hati Emak agar salah seorang anaknya akan menjemput dengan mobilnya. Emak ingin kalau Atikah yang datang menjemput dengan mobil barunya. Namun tak ada seorangpun yang datang menjemputnya.
 
Emak tahu anak-anak tidak mendengar telepon berberbunyi. Emak ingat kata-kata ayah, 

“Kita tak usah merepotkan anak-anak. Selagi kita mampu apapun kita kerjakan saja sendiri. Mereka sudah punya kehidupan masing-masing. Tak usah sedih. Maafkan sajalah anak-anak kita. Tak apalah kalau tak merasa menaiki mobil mereka sekarang. Nanti kalau kita mati kita masih bisa merasakan anak-anak akan mengangkat kita di bahu mereka.” 
 
Emak paham buah hati Emak semua sudah besar. Galang dan Angga sudah beristeri. Atikah, Budi, Kiran dan Adik masing-masing sudah punya buah hati sendiri yang sudah mengambil tempat Emak di hati anak-anaknya. Pada suapan terakhir, setitik air mata Emak jatuh ke piring. Pisang goreng dan ketan masih belum diusik oleh anak-anaknya.

Beberapa bulan kemudian....
 
Bu Odah datang dan menanyakan Emak kepada Galang, Angga, Atikah, Budi, Kiran dan Andik: “Mana Emak?” Hanya Andik yang menjawab sambil menangis, “Emak baru saja meninggal.”  

Galang, Angga, Atikah, Budi, Kiran dan Andik tak sempat melihat Emak waktu Emak sakit.
  
Dalam isakan tangis, Galang, Angga, Atikah, Budi, Kiran dan Andik merangkul kuburan Emak. Hanya kayu nisan yang berdiri tegak. Kayu nisan Emak tidak bersuara. Kayu nisan tidak seperti tangan Emak yang selalu memeluk erat anak-anaknya ketika masih kecil dulu.
 
Emak pergi ketika semua anak-anaknya berada jauh di kota. Katanya mereka tidak mendengar handphone berbunyi ketika ayah menelepon yang memberitahukan bahwa Emak sakit keras.
 
Emak paham, mata dan telinga anak-anaknya kini untuk orang lain, bukan lagi untuk Emak. Hati anak-anak bukan milik Emak lagi. Hanya hati Emak yang tak pernah diberikan kepada siapa pun, hanya untuk anak-anaknya. Emak tak sempat merasa diangkat di atas bahu anak-anak ketika di keranda jenazah. Hanya bahu Ayah yang ringkih yang sempat Emak rasakan ketika mengangkat jenazah Emak dalam hujan rintik-rintik.
 
Ayah sedih sebab tak ada lagi suara Emak yang akan menjawab pertanyaan Ayah : 

"Mana Galang?" , "Mana Angga?", "Mana Atikah?", "Mana Budi?", "Mana Kiran?" atau "Mana Andik?"  

Hanya Emak saja yang rajin menjawab pertanyaan ayah tersebut dan jawaban Emak memang tidak pernah salah. Emak selalu yakin dengan jawabannya. Sebab Emak memang tahu di mana anak-anaknya berada pada setiap saat. Anak-anak Emak senantiasa di hati Emak.
 
Ayah sedih. Di tepi kubur Emak, Ayah bermonolog sendiri, 

"Mulai hari ini aku tak akan bertanya lagi kepada Galang, Angga, Atikah, Budi, Kiran dan Andik: "Mana Emak?"
 
Mobil merah Atikah bergerak perlahan membawa Ayah pulang. Galang, Angga, Budi, Kiran dan Andik mengikuti dari belakang dengan mobilnya masing-masing. Hati ayah hancur teringat keinginan Emak untuk naik mobil merah Atikah yang tak kesampaian. Ayah terbayang kata-kata Emak malam itu, 

"Bagus sekali mobil Atikah, ya Yah? Kapan Atikah bawa kita jalan-jalan ke Patenggang ya?.. Emak akan buatkan goreng pisang dan ketan buat bekal." 
 
"Ayah, Ayah....bangun!"  
Suara Atikah meninggi memanggil Ayahnya. Ayah ternyata pingsan sewaktu turun dari mobil Atikah.
 
Terbata-bata ayah bersuara, "Mana Emak?" 

Ayah tak pernah berhenti menanyakan hal itu hingga akhir hayatnya.

"Mana Emak?.."

## Copas, siapapun penulisnya
semoga Allah membalasnya dengan kebaikan yang banyak.