Namun perayaan ini biasanya tidak berlangsung lama dan anda segera memutuskan untuk kembali menuruni gunung tersebut seiring dengan puncak kenikmatan yang berangsur angsur menurun. Hal ini pun juga terjadi ketika anda menginginkan sesuatu yang betul betul anda inginkan selama ini, ketika anda mendapatkannya, anda akan mengalami sebuah kepuasaan, rasa bahagia dan seluruh perasaan menyenangkan lainnya. Namun hal tersebut biasanya tidak berlangsung lama, dan seiring berjalannya waktu, level puas anda mulai menurun kembali.
Jadi, apa yang membuat seseorang bergairah untuk mencapai tujuan adalah ketika tujuan itu belum dicapainya. Saat ia berhasil mencapainya, maka secara umum tingkat gairah itu akan menurun. Maka gairah muncul justru bukan pada tujuannya, namun pada prosesnya. Saat manusia masih memiliki harapan yang tinggi pada sebuah tujuan yang ingin dicapainya, disitulah "api gairah" akan terus menyala untuk mendorong seseorang melakukan upaya terbaiknya.
Itulah mengapa guru kita di sekolah dulu menyarankan untuk menggantungkan cita cita atau impian setinggi langit. Hal ini agar kita memiliki tujuan jangka panjang dan terus berupaya untuk mendekatkan diri kepada cita cita tersebut. Cita cita tersebut haruslah sesuatu yang sangat diinginkan dan kita percaya bahwa cita cita tersebut bisa dicapai. Itulah HARAPAN. HARAPAN adalah sebuah keyakinan yang kuat terhadap segala sesuatu yang kita inginkan dimasa depan, disaat yang bersamaan, kita meyakini bahwa kita mampu atau merasa berdaya untuk mencapainya.
Maka, bekerja adalah cara kita menjalani hidup, dan cinta adalah cara kita menikmati hidup. Namun harapan adalah alasan mengapa kita terus menjalani kehidupan.
Salam Berkah ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar