Okay, sebelum melakukan penetapan harga perumahan komersil maka tentunya kita menyusun BUSSINESS PLAN. Di dalamnya semua rencana CASH IN dan CASH OUT akan terlihat dan kita tinggal memposisikan alirannya sesuai target waktu yang diinginkan.
Sumber pendanaan pembebasan lahan bisa dari berbagai arah tetapi apabila diluar CASH dari pengembang yakni CASH INVESTOR, maka CASHFLOW harus diatur mengamankan pengembalian CASH dari luar tersebut.
Kita butuh CASH untuk pembebasan, apalagi TANAH proyek komersil bernilai sangat jauh di atas proyek FLPP. Dengan luasan yang sama, nilai tanah proyek komersil bisa berpuluh-puluh kali lipat dibandingkan nilai tanah proyek rumah subsidi
Tangkap CASH IN from OUT namun RENCANAKAN keamanan pengembaliannya.
Dalam perencanaan CASHFLOW itu, engkau dapat melihat di waktu kapan atau di bulan ke berapa pengembalian itu memungkinkan dan segera “dilepas”.
So, apa yang butuh bila CASH pengikatan tanah sudah aman tetapi pengembalian CASH tersebut juga harus diamankan?
STRATEGI MARKETING!!! Untuk mem ‘boom’ kan CLOSING . Closing bukan sekedar BOOKING FEE tetapi sampai kepada AKAD KPR. Inilah CLOSING SESUNGGUHNYA.
Susunlah waktu dengan target sebaik mungkin untuk AKAD KPR sehingga target pengembalian CASH pengikatan tanah tercapai, “sumber” CASH pun memberi nilai kepercayaannya padamu.
Maka CASH dan CASH dan CASH pun terus mengalir, kenapa? Karena kita telah menundukkan uang di bawah kendali kita bukan kita yang dikendalikan oleh uang.
Kendalikan!!
CASH pengikatan tanah,
Closing marketing,
CASH pengembalian investasi!!
CASH pengikatan tanah,
Closing marketing,
CASH pengembalian investasi!!
Just it!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar